#beritalampung#beritawaykanan#tenggelam

30 Jam Pencarian Korban Hanyut di Aliran Way Kanan Belum Membuahkan Hasil

( kata)
30 Jam Pencarian Korban Hanyut di Aliran Way Kanan Belum Membuahkan Hasil
Tim SAR bersama anggota kepolisian dan masyarakat saat melakukan pencarian korban. Lampost.co/Candra Putra


Way Kanan (Lampost.co): 30 jam dilakukan pencarian terhadap Riski Budi Juni Harta (28) warga Kampung Sri Basuki, Kecamatan Negeri Besar, Kabupaten Way Kanan yang diduga terpeleset dan jatuh ke aliran Way (sungai) Kanan belum juga membuahkan hasil.

Camat Negera Batin A Rozi, dikonfirmasi, Sabtu, 29 Oktober 2022, membenarkan kejadian hilangnya salah seorang warga yang diduga terpeleset dan jatuh kealiran Way Kanan.

Dia menerangkan kronologi kejadian pada Jumat, 28 Oktober 2022, sekitar pukul 11.00 WIB, korban sedang bekerja upahan menyemprot tanaman jagung di tempat saudaranya di Kampung Negara Mulya, Kecamatan Negara Batin.

"Lahan tersebut memang berada di pinggir sungai Way Kanan. Setelah di cari beberapa jam tidak di temukan, maka diperkirakan jatuh di sungai tersebut karena masih ada gerusan tanah yang jatuh ke sungai dan sekarang sedang dalam pencarian," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Negara Batin Iptu Pariang Marganda, menjelaskan saat ini upaya pencarian masih dilakukan oleh tim gabungan yakni Basarnas Provinsi Lampung, Basarnas Kabupaten Way Kanan, Masyarakat Kampung Negara Mulya dan Kampung Sri Menanti, serta TNI dan Polri.

"Upaya yang dilakukan saat ini adalah tim Basarnas mengerahkan 1 speed boat perahu karet dan masyarakat yang membantu menggunakan 6 perahu kecil bermesin dari Kampung Negara Mulya dan Sri Menanti," katanya.

Untuk melakukan pencarian terhadap korban dengan cara menyusuri sungai dari tempat kejadian yang di perkirakan korban terjatuh sampai sepanjang sungai hingga Kampung Sri Menanti ± 5 km. "Namun hingga saat ini korban belum juga ditemukan. Saat ini masih terus dilakukan upaya pencarian," katanya.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar