#pencabulan#pelecehanseksual

3 Pemuda Ambarawa Pringsewu Cabuli Seorang Siswi SMP

( kata)
3 Pemuda Ambarawa Pringsewu Cabuli Seorang Siswi SMP
Polsek Pringsewu meringkus tiga pemuda asal Ambarawa, Pringsewu, sekitar pukul 19.00 WIB, Jumat, 17 Juni 2022 lalu. Lampost.co/Widodo


Pringsewu (Lampost.co) – Polsek Pringsewu meringkus tiga pemuda asal Ambarawa, Pringsewu, sekitar pukul 19.00 WIB, Jumat, 17 Juni 2022 lalu.


Ketiganya berinisial Y (14), P (19) dan A (23), yang ditangkap atas laporan pencabulan terhadap seorang siswi SMP berusia 14 tahun.

“Korban dicabuli secara bergilir di rumah tersangka A pada Kamis, 16 Juni 2022,” kata Kapolsek Pringsewu Kota, Kompol Ansori Samsul Bahri, Kamis, 23 Juni 2022.

Dia menjelaskan, aksi cabul tersebut berawal dari perkenalan tersangka Y dan korban melalui WhatsApp hingga berpacaran. Dalam hubungan itu, korban telah dua kali melakukan perbuatan asusila terhadap korban pada 3 dan 16 Juni 2022. Aksi itu dilakukan dengan mengajak korban main ke rumah tersangka di Pekon Margodadi.

Namun, untuk aksi kedua Y, dilakukan secara bergilir bersama tersangka P dan A yang juga kenalan baru korban di WhatsApp sekaligus teman tersangka Y. Perbuatan itu dilakukan di dalam kamar rumah tersangka A daerah Pekon Sumberagung.

Usai mencabulinya, para tersangka meninggalkan korban di pinggir jalan Pekon Tanjung Anom, kecamatan Ambarawa. Korban baru bisa pulang setelah diantar warga. Saat di rumah, ibu korban yang curiga dengan anaknya menanyakan kondisinya, sehingga korban menceritakan peristiwa yang dialami.

"Mendengar cerita korban, keluarga korban langsung melaporkannya ke polisi," kata dia.

Menurutnya, dalam penangkapan anggotanya menyita barang bukti berupa pakaian korban, satu unit ponsel, dan dua unit motor milik tersangka. Sementara itu, para tersangka dikenakan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2022 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

"Khusus tersangka Y yang masih di bawah umur, proses peradilannya akan mengacu pada UU Peradilan Pidana Anak," kata dia.

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar