#beritalampung#beritadaerah#lampung#kalianda#maling

3 Pembobol Toko HP di Kalianda Babak Belur Dihajar Massa

( kata)
3 Pembobol Toko HP di Kalianda Babak Belur Dihajar Massa
Ketiga pelaku pembobolan gerai ponsel saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda, Lampung Selatan, Sabtu (22/6/2019).

KALIANDA (Lampost.co) -- Tiga pelaku pembobol gerai ponsel di Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, babak belur dihajar warga, Sabtu (22/6/2019) dini hari. Beruntung ketiga pelaku berhasil diamankan di Mapolsek Kalianda. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, tiga pelaku itu diduga melakukan percobaan pembobol gerai ponsel itu diketahui saat warga tertidur pulas sekitar pukul 02.00 Wib. Aksi mereka diketahui para pemuda tengah melakukan ronda malam. 

Agus Abidin (38) salah satu warga sekitar mengatakan gerak-gerik pelaku sebelumnya sudah diketahui warga yang ronda malam. Sehingga, warga langsung mengintai hingga salah satu pelaku berhasil masuk ke gerai ponsel dengan cara merusak pintu gerai tersebut.

"Sekitar pukul 02.00 Wib pas saat pelaku di dalam gerai, para pemuda yang sedang ronda langsung mengumumkan di masjid dengan menyerukan 'Maling, Maling'. Saat keluar rumah saya liat warga sudah ramai mengejar maling yang sedang membobol gerai ponsel," katanya, Sabtu (22/6/2019).

Hal yang sama dikatakan, Rio (37) warga lainnya. Ia mengaku pelaku diketahui berjumlah tiga orang. Dimana, satu orang beraksi memasuki gerai ponsel dan dua orang lagi mengawasi situasi.

"Setelah korban dipukuli puluhan warga, sepeda motor milik pelaku juga dibakar lalu di buang kelaut. Pelaku mengaku berasal dari Desa Kenali, Desa Pauh Tanjungiman dan Desa Tengkujuh. Kejadian ini sudah ditangani pihak kepolisian," katanya.

Sementara itu, Kapolsek Kalianda Iptu Dedy Suhendi mengatakan beruntung kejadian tersebut ketiga pelaku bisa diselamatkan. Pihaknya saat ini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut. "Sementara ini ada 3 orang pelaku dan tidak ada korban jiwa. Saat ini masih menunggu laporan selanjutnya," katanya. 

Armansyah

Berita Terkait

Komentar