#petir#nelayan

3 Nelayan Waymuli Tersambar Petir, 1 Tewas

( kata)
3 Nelayan Waymuli Tersambar Petir, 1 Tewas
Tiga nelayan, warga Desa Waymuli Timur, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, tersambar petir saat melaut di perairan Minangrua, Kecamatan Bakauheni, ketika hujan deras disertai petir, Rabu, 12 Januari 2022. Rustam


Kalianda (Lampost.co) -- Tiga nelayan, warga Desa Waymuli Timur, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, tersambar petir saat melaut di perairan Minangrua, Kecamatan Bakauheni, ketika hujan deras disertai petir, Rabu, 12 Januari 2022.


Berdasarkan informasi yang didapat Lampost.co, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, saat ketiga nelayan tengah melakukan aktivitas mencari ikan di laut. Akibat sambaran petir, satu orang tewas dan dua nelayan lainnya terluka.

Kapolsek Penengahan AKP Setyo Budi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, ketiga nelayan tersambar petir di seputaran perairan Pantai Minang Rua Desa Klawi, Kecamatan Bakauheni.

"Korban meninggal atas nama Ijal (40), Jasmin (45) mengalami luka dalam, dan Sarmani (35) mengalami luka ringan," katanya.

Setyo Budi menjelaskan, awal kejadian pada saat korban akan pulang dari melaut mencari ikan dengan menggunakan perahu tempel. Ketika cuaca hujan deras disertai petir, dan tiba-tiba petir menyambar perahu korban yang mengakibatkan satu orang korban meninggal dunia.

"Korban yang mengalami luka berat dan luka ringan sudah dibawa ke Puskesmas Bakauheni, dan selanjutnya dirujuk ke RSU Bob Bazar Kalianda. Sedangkan korban yang meninggal dunia sedang menunggu ambulans dan keluarga untuk menjemput di Pantai Minarua," katanya.

Menurut Bogel (32), salah satu warga Waymuli Timur, sebelumnya ketiga nelayan berangkat melaut sejak sehari yang lalu.

"Mereka (korban) merupkan nelayan jaring yang berangkat melaut sejak kemaren pagi, saat ini keluarga korban yang meninggal sedang menjemput jenazahnya di Minangrua," katanya.

Winarko








Berita Terkait



Komentar