UMKMpajak

3.655 UMKM di Lampung Ajukan Insentif Pajak

( kata)
3.655 UMKM di Lampung Ajukan Insentif Pajak
dok Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Direktorat Jenderal Pajak Provinsi Lampung menjelaskan mengenai jumlah masyarakat Lampung wajib pajak yang sudah mengajukan permohonan insentif dalam rangka meredam dampak pandemi Covid-19 sebanyak 3.655 pelapor.

"Sampai saat ini secara keseluruhan, jumlah masyarakat yang sudah mengajukan permohonan insentif dalam rangka meredam dampak pandemi Covid-19 sebnayak 3.655 dan paling banyak yang mengajukan adalah pelaku UMKM," kata Kepala Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung, Eddi Wahyudi kepada Lampost.co, Minggu, 28 Juni 2020.

Dari total keseluruhan, pengajuan final sudah sebanyak 2.035, dan pengajuan ini dinilai kecil dibandingkan jumlah wajib pajak yang ada di Provinsi Lampung. Sehingga pihaknya mengatakan sampai saat ini terus lakukan sosialisasi untuk lebih mengedukasi masyarakat agar manfaatkan momen ini.

"Dari total keseluruhan itu pun masih ada yang tertolak sebanyak 157 pengajuan. Kebanyakan yang tertolak adalah kelompok usaha menengah atas. Karena kelompok usaha sudah diatur yang bisa memanfaatkan intensif jadi alasan karena ditolak pelaku usaha bukan masuk ke kategori jenis usaha menengah bawah," ujarnya.

Walaupun demikian, lanjut dia, hingga saat ini masih bisa  para pelaku usaha untuk updating jenis kelompok usaha agar bisa ajukan kembali. Jika pada akhirnya jumlah penolakan ini tidak akan mati karena masih bisa ajukan lagi. 

Sektor yang paling dominan memanfaatkan intentif pajak adalah UMKM industri menengah, karena jumlah yang terbanyak dan masih ada juga perusahaan besar seperti usaha yang ditanggung pemerintah juga banyak ajuan. 

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar