#pekerjamigran#BP2MI

3.144 Pekerja Migran Habis Kontrak Bersiap Pulang ke Lampung

( kata)
3.144 Pekerja Migran Habis Kontrak Bersiap Pulang ke Lampung
Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (UPT BP2MI) Wilayah Lampung, Ahmad Salabi. Dok BP2MI


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Data Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menyebut selama Juni-Juli 2021 sebanyak 3.144 pekerja migran Lampung habis kontrak dan akan kembali ke kampung halamannya. Provinsi Lampung juga melakukan berbagai persiapan untuk menyikapi hal tersebut.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (UPT BP2MI) Wilayah Lampung, Ahmad Salabi mengatakan bahwa selama Juni - Juli itu Pekerja Migran Indonesia (PMI) habis masa kontrak dan tidak diperpanjang oleh majikan ataupun pihak perusahaan di sana dikarenakan masa pandemi covid19.

"Kita akan berkoordinasi dengan UPT BP2MI di berbagai pelabuhan/bandara di daerah perbatasan negara. Misalnya Batam, Pontianak ataupun Nunukan Kaltara. Di sana mereka didata berdasarkan daerah/propinsi. Setiba di perbatasan, mereka akan mengikuti proses karantina selama lima hari. Setelah itu akan di rapid atau swab, jika negatif segera dipulangkan dan jika positif akan tetap dikarantina," katanya kepada Lampost.co, Kamis, 10 Juni 2021.

Baca: BPPMI Pastikan Data Pekerja Migran Lampung Terintegrasi

 

Kemudian setiba di daerah asal UPT BP2MI akan bekerja sama dengan Disnaker Provinsi untuk difasilitasi kepulangan kedaerah asal dan ditampung dulu di Balai Latihan Kerja (BLK) Bandar Lampung atau Asrama Haji Rajabasa. Ia mengatakan PMI tersebut berasal dari Malaysia, Hongkong, Singapura, Taiwan, dan sebagainya.

Ia mengatakan informasi kepulangan PMI melalui wilayah Kepulauan Riau pada Rabu, 9 Juni 2021 ada 18.679 orang total kepulangan dengan rincian Debarkasi PMI di Batam 14.097 orang dan 282 orang di Tanjung Pinang. Kemudian pemulangan berdasarkan daerah asal yakni di Nusa Tenggara Barat (NTB) ada 89 orang, kemudian disusul Jawa Timur ada 65 orang, sementara Lampung ada 11 orang.

"Per hari ini tercatat sebanyak 7300 orang PMI dari Malaysia akan dipulangkan karena habis kontrak dari berbagai Provinsi sesuai data dari UPT BP2MI Tanjung Pinang," katanya.

Kemudian ia juga mengaku belum terinfokan lebih lanjut untuk PMI asal Lampung yang habis kontrak dan sebagainya di Juni-Juli mendatang dari UPT BP2MI Perbatasan maupun dari UPT BP2MI Serang, Jakarta dan Medan (Bandara Internasional).

"Ini terkendala alat tranportasi. Kepala BP2MI Pak Benny Rhamdani berharap adanya kerjasama antar instansi untuk memulangkan PMI asal Indonesia di negara Malaysia dengan cara menjemput dengan kapal-kapal yang dimiliki oleh TNI AL," katanya. 

Sementara itu berdasarkan laporan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) ada beberapa alasan kepulangan PMI di Lampung. Pada periode Mei 2021, laporan kepulangan jenazah PMI ada 1 orang warga Pesawaran yang mengalami kecelakaan kerja di Malaysia. Kemudian laporan kepulangan PMI karena sakit ada 4 orang asal Taiwan dan Singapura. 

Kemudian laporan kepulangan PMI karena bermasalah ada 20 orang asal Malaysia, Taiwan, dan Polandia. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar