#PPKMDARURAT#COVID-19#BAKAUHENI

258 Kendaraan  yang Menyeberang Pulau Jawa Dipaksa Putar Balik

( kata)
258 Kendaraan  yang Menyeberang Pulau Jawa Dipaksa Putar Balik
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Z. Pandra Arsyad saat memaparkan kondisi kendaraan yang menyeberang ke pulau Jawa harus diputar balik, Jumat, 9 Juli 2021. Lampost.co/Salda Andala


Bandar Lampung(Lampost.co) -- Sebanyak 258 kendaran yang akan menyeberang ke Pulau Jawa dipaksa putar balik oleh jajaran Polda Lampung. Penyekatan itu dilakukan untuk memutus mobilitas masyarakat saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di pulau Jawa dan Bali.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, penyekatan itu dilakukan dari hasil rapat koordinasi Kapolda Lampung bersama Forkopimda di PT ASDP Bakauheni belum lama ini.

"Dan untuk menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 17 tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM mikro,"kata dia di ruang kerja, Jumat, 9 Juli 2021.

Baca juga : Bandar Lampung Ditetapkan Terapkan PPKM Darurat

Berdasarkan data Biro Operasi (Ro Ops) Polda Lampung per 3-8 Juli 2021, total sebanyak 3.967 kendaraan yang dilakukan pemeriksaan oleh petugas. Adapun perinciannya yaitu kendaraan roda dua sebanyak 278 unit, mobil penumpang sebanyak 1.256 unit, bus sebanyak 188 unit, dan mobil barang sebanyak 2.245 unit kendaraan.

"Sedangkan yang diminta untuk putar balik karena tidak dapat menunjukkan sertifikat vaksin (minimal vaksin pertama) dan surat keterangan negatif swab antigen (berlaku 1x24 jam) atau PCR (berlaku 2x24 jam), total sebanyak 258 kendaraan. Perinciannya, kendaraan roda dua sebanyak 31 unit, mobil penumpang sebanyak 153 unit, bus sebanyak 65 unit, mobil barang sebanyak 9 unit," ujarnya. 

Baca juga :131 Kendaraan Diputar Balik di Pelabuhan Bakauheni


Mantan Kapolres Meranti itu melanjutkan penyekatan itu melibatkan 218 personel dari Polda Lampung dan Polres jajaran yang ditempatkan pada Pos Check Point Exit Tol Simpang Pematang KM 240, Pos Check Point Exit Tol Bakauheni Selatan KM 04, dan Pelabuhan Bakauheni. Pandra mengimbau warga lebih baik di rumah saja. Menurutnya, jika terpaksa akan melakukan perjalanan ke pulau Jawa karena ada kepentingan yang mendesak, maka syarat yang sudah ditentukan harus dilengkapi.

"Kalau tidak ada syarat tersebut dengan terpaksa akan diminta untuk putar balik oleh petugas. Hal itu bertujuan untuk memutus rantai penyebaran covid-19,"kata dia.

Berikut syarat penyeberangan laut dari dan ke pulau Jawa selama PPKM darurat :

1. Menunjukkan hasil negatif test PCR (2x24 jam) atau Antigen (1x24 jam)

2. Menunjukkan Kartu/Sertifikat Vaksin (minimal vaksin pertama)

3. GeNose test tidak diberlakukan.

4. Penumpang berkepentingan khusus yang belum divaksin dengan alasan medis berdasarkan keterangan dari dokter spesialis dapat menggunakan RT-PCR atau Antigen 

5. Penumpang diwajibkan mengisi e-Hac Indonesia.

6. Pengemudi dan pembantu pengemudi logistik tidak wajib menunjukkan kartu/sertifikat vaksin pertama. Namun, tetap wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif test PCR (2x24 jam) atau Antigen (1x24 jam). 

 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar