#sot-pbb#lamsel#beritalamoung

25.493 SPPT PBB di Palas Didistribusikan ke Desa

( kata)
25.493 SPPT PBB di Palas Didistribusikan ke Desa
(Foto:Lampost/Armansyah)


KALIANDA (Lampost.co)--Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perpajakan Kecamatan Palas, Lampung Selatan, telah mendistribusikan sebanyak 25.493 Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPP) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) 2019 ke setiap desa.

Kepala UPT Perpajakan Kecamatan Palas, Turhamun mengatakan pihaknya mempercepat pendistribusian SPPT 2019 kesetiap desa di 21 desa. Hal ini diharapkan akan mempercepat penarikan pajak di setiap desa di wilayah Palas.

 "Dengan pendistribusian SPPT pajak PBB ini diharapkan bisa mempercapat penarikan pajak  disetiap desa, sehingga akan meningkatkan serapan pajak di wilayah Palas. Sehingga harapannya hasil penarikan lebih maksimal," kata dia, Sabtu (20/7/2019).

Dari 25.493 SPPT itu, kata Turhamun, total anggaran pajak pada 2019 mecapai Rp1,084 miliar. Jumlah tersebut menurun dari tahun sebelumnya yang mencapai hanya Rp1,5 miliar. Hal itu disebabkan adanya Peraturan Bupati tentang penurunan pajak nilai minimum yang semula mencapai Rp45 ribu menjadi Rp30 ribu.

"Dibandingkan tahun lalu serapan pajak tahun ini lebih menurun. Hal ini desebabkan adanya Perbub tentang penetapan pajak minimum untuk golongan 1-III yang semula Rp45 ribu menjadi Rp30 ribu,” kata dia tanpa menyebutkan rincian Perbup-nya.

Untuk mempercapat penarikan Pajak, kata Turhamun, pihaknya mengimbau kepada petugas penarikan pajak disetiap desa untuk lebih memperhatikan objek pajak yang telah dihapus.

"Terutama untuk kepala dusun, lebih diperhatikan SPPT yang sudah tidak lagi memiliki objek pajak untuk diseleksi dan tidak perlu didistribusikan kepada masyarakat," kata dia.

Sementara itu, Sekretaris Desa Bumiasih, Sahrul Amin mengatakan pihaknya bersama petugas penagih (Kadus) telah melakukan penyeleksian SPPT 2019. Setelah itu, pihaknya langsung turun menagih ke masyarakat. 

"Kami sudah mulai memilah dan menyeleksi SPPT mana yang ada objek atau yang tidak ada. Sehingga, nanti lebih mudah untuk melakukan penagihan ke masyarakat," kata dia. 

Armansyah

Berita Terkait

Komentar