#Sosial#Guru#BandarLampung

244 Guru Purnabakti di Bandar Lampung Dapat Tali Asih

( kata)
244 Guru Purnabakti di Bandar Lampung Dapat Tali Asih
Pemberian tali asih kepada 244 purnabakti oleh Wali Kota Bandar Lampung Herman HN, Kamis, 13 Februari 2020. (Dok Humas Pemkot/Lampost.co)

Bandar Lampung (Lampost.co) --  Sebanyak 244 orang purnabakti atau pensiunan guru di Bandar Lampung memperoleh bantuan tali asih, dari pemkot setempat. Bantuan diberikan melalui Rukun Kematian dan Pensiun (RKP) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandar Lampung.

Penyerahan tali asih itu dilaksanakan di Aula SMP Negeri 16 Bandarlampung di Jl. Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Telukbetung Utara, Kamis, 13 Februari 2020. Pemberian bantuan dilakukan langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung Herman HN.

"Tadi ada 244 orang guru yang pensiunan pada 2019, mudah-mudahan apa yang dikerjakan dari jadi pegawai sampai pensiunan dapat berkah dari Allah SWT," ujar Wali Kota Herman HN dalam sambutannya.

Dirinya mengungkapkan terimakasih kepada RKP Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung, yang bekerja keras mensejahterakan anggotanya.

Dirinya juga mengingatkan kepada purnabakti agar tidak bosan-bosan untuk berbuat banyak kepada masyarakat lingkungan sekitar. Terus lakukan hal bermanfaat dengan ilmu yang dimiliki.

"Jangan sampai sudah pensiun santai-santai saja. Apa kegiatan di kelurahan di RT ikut bagaimana menyumbangkan ilmu di masyarakat. Kita harus berbuat baik untuk sesama manusia," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Bandar Lampung Daniel Marsudi, mengatakan tali asih yang diberikan kepada pensiunan sebesar Rp1,2 juta setiap orangnya, yang akan disampaikan di akhir tahun.

"Itu rukun kematian pensiunan. Iuran mereka, anggotanya kan ada 1600, per bulan Rp15 ribu. Kita nggak anggarkan, APBD kita untuk hal lain, seperti pakaian," kata dia.

Disisi lain, Nasrudin mengatasnamakan purnabakti yang sudah pensiun ada yang dari bulan Januari-Desember 2019 mengucapkan terimakasih atas undangan hari ini.

"Jumlahnya sangat besar kalau tidak salah tadi ada sebanyak 244 orang pensiunan dan yang sudah meninggal 10 orang," tuturnya.

Ia mengharapkan mudah-mudahan selanjutnya bisa mengabdi di masyarakat dan keluarga.

"Insyaallah asal muasal dari pendidikan dapat menyumbangkan pikiran tenaga di lingkungan masing-masing," katanya.

Nasrudin mengharapkan bagi yang masih aktif jangan lupakan yang sudah pensiun. "Supaya silahturahmi bisa berkesinambungan," pungkasnya.  (DET)

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar