#VirusKorona#Buruh#PHK

24.240 Buruh di Jateng Kena PHK Akibat Korona

( kata)
24.240 Buruh di Jateng Kena PHK Akibat Korona
ilustrasi Medcom.id

Semarang (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencacatat ada 191 perusahaan terdampak pandemi virus korona covid-19. Sebanyak 24.240 buruh terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat perusahaan mereka mengalami masalah keuangan karena dampak korona.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, meminta para pekerja yang mengalami PHK segera mendaftar sebagai peserta penerima kartu pra-kerja.

"Ini program dari Pemerintah Pusat yang dapat dimanfaatkan. Silahkan segera mendaftar di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten, Kota, atau Provinsi," kata Ganjar di Semarang, Jateng, Selasa malam, 7 April 2020.

Ganjar menjelaskan Jawa Tengah menerima 421.705 kuota Kartu Prakerja dari Pemerintah Pusat. Sejauh ini baru 19 ribu warga Jateng yang mendaftar sebagai peserta kartu pra-kerja. "Saya minta teman-teman segera mendaftar. Yang mendaftar atau belum ada 5 persennya. Jadi peluang masih terbuka lebar," ungkap Ganjar.

Ganjar mengungkap karyawan yang mendapat kartu prakerja nanti diberi fasilitas pelatihan selama empat bulan dan uang senilai Rp3.550.000. "

"Rinciannya, Rp1 juta untuk anggaran pelatihan, Rp2,4 juta untuk uang saku dan Rp150 ribu untuk uang survei. Jadi jangan berkecil hati, silahkan segera mendaftar," ungkap Ganjar.

Ganjar menegaskan warga Jateng yang belum bekerja juga bisa memanfaatkan program ini. Syaratnya berusia minimal 18 tahun dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar