#stikermiskin#beritalamsel#pkh#bansos

23 Keluarga di Desa Berundung Mundur dari Penerima PKH

( kata)
23 Keluarga di Desa Berundung Mundur dari Penerima PKH
Pendamping PKH Kemensos kecamatan Ketapang, Lampung Selatan melakukan labelisasi rumah keluarga penerima manfaat bantuan PKH di Desa Berundung, kecamatan setempat, Rabu, 22 Januari 2020. Lampost.co/Aan Kridolaksono

Kalianda (Lampost.co): Sebanyak 23 keluarga di Desa Berundung, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan dinyatakan lulus dari kemiskinan. Sebelumnya mereka adalah keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan program keluarga harapan (PKH).

Puluhan keluarga dari Desa Berundung yang keluar dari bantuan PKH itu, setelah tim Pendamping PKH Kementerian Sosial (Kemensos) Kecamatan Ketapang melakukan pemasangan tanda khusus atau labelisasi di rumah KPM PKH di Desa Berundung, Rabu, 22 Januari 2020.

"Sebanyak 163 KPM PKH di Desa Berundung yang rumahnya kita beri labelisasi sebagai keluarga prasejahtera," kata Pendamping PKH Kemensos Kecamatan Ketapang, Albar Rofdoni, kepada Lampost.co.

Sekitar 108 KPM PKH yang berada di 4 desa dari 17 desa yang ada di Kecamatan Ketapang memilih mundur sebagai penerima bantuan PKH.

"Sebanyak 2.544 keluarga di 17 desa di Ketapang terdaftar sebagai KPM bantuan PKH. Dan sekitar 108 keluarga di 4 desa mengundurkan diri sebagai peserta KPM PKH sejak dilakukan labelisasi pada 14 Januari sampai hari ini, 22 Januari 2020," kata Albar.

Ia memastikan jumlah KPM PKH di Kecamatan Ketapang akan terus berkurang seiring proses labelisas stiker warga miskin.

"Masih 13 desa lagi yang belum kami lakukan labelisasi. Pekerjaan ini insyaallah selesai di bulan Februari, " kata Albar.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar