#cat#panwascam#beritalamsel#pilkada

214 Calon Panwascam di Lamsel akan Ikuti CAT

( kata)
214 Calon Panwascam di Lamsel akan Ikuti CAT
Ketua Kelompok Kerja Pembentukan Panwascam Bawaslu Lampung Selatan, Fakhrur Rozi saat cek lokasi tes tertulis dengan sistem CAT di SMK Muhammadiyah Kalianda, Rabu, 11 Desember 2019. Lampost.co/Armansyah

Kalianda (Lampost.co): Sebanyak 214 calon anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) untuk Pemilihan Kepala Daerah 2020 di Lampung Selatan akan mengikuti tes tertulis dengan sistem computer assisted test (CAT) pada 13-17 Desember 2019 mendatang.

Tes tertulis secara online itu rencananya akan digelar di SMK Muhammadiyah Kalianda. Dimana, pelaksanaannya dilaksanakan secara bertahap. Kemudian dilanjutkan dengan tes wawancara. 

Ketua Kelompok Kerja Pembentukan Panwascam Bawaslu Lamsel Fakhrur Rozi mengatakan sebanyak 214 calon Panwascam yang dinyatakan lulus seleksi penelitian administrasi. Seluruhnya akan mengikuti tahapan tes tertulis dan wawancara. 

"Dalam tes tertulis kami sudah menyediakan satu ruangan laboratorium komputer yang sudah terkoneksi dengan Bawaslu RI. Dalam tes tertulis ini, peserta akan mengikuti tes tertulis secara per sesi," kata dia, Rabu, 11 Desember 2019.

Rozi mengatakan dalam satu ruangan terdapat 20 unit komputer yang disediakan Bawaslu RI dan dilaksanakan sebanyak enam sesi. Setidaknya 120 peserta akan mengikuti tes tertulis dalam satu hari. 

"Setiap peserta akan mengerjakan soal sebanyak 100 soal dengan waktu yang diberikan sebanyak 90 menit. Jadi asumsi kita, tes tertulis ini bisa dilaksanakan selama dua hari. Kalau tes wawancara asumsinya setiap peserta mengahabiskan waktu 10-15 menit bisa dilaksanakan selama tiga hingga empat hari," kata dia. 

Ketua Bawaslu Lamsel Hendra Fauzi mengatakan berdasarkan petunjuk teknis para peserta akan dinilai dari dua jenis tes yang kemudian diakumulasikan dengan bobot masing-masing tes, yakni tes tertulis sebesar 30 persen dan tes wawancara 70 persen. 

"Untuk tes tertulis itu, setiap komputer sudah dipastikan akan berbeda pertanyaan. Sebab, sistem CAT ini bertujuan menjaga kredibilitas serta menekan angka kecurangan yang mungkin dilakukan peserta," kata dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar