#covid-19

21 Pelajar-2 Guru Terpapar Covid-19, Pembelajaran Daring di Lamtim akan Diperpanjang

( kata)
21 Pelajar-2 Guru Terpapar Covid-19, Pembelajaran Daring di Lamtim akan Diperpanjang
Ilustrasi covid-19 diunduh pada Rabu, 16 Februari 2022. (Foto: Medcom.id)


Sukadana (Lampost.co) – Pembelajaran secara daring atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) di Kabupaten Lamtim sejak 8 hingga 22 Februrai 2022 dipastikan akan diperpanjang kembali.

Pasalnya, sejumlah siswa, mahasiswa dan guru di wilayah Kabupaten Lamtim yang terpapar covid 19 sejak awal Februari 2022 terus bertambah. Hingga Rabu (16/2/2022) tercatat sudah 21 pelajar, empat mahasiswa, dan dua tenaga guru yang terpapar covid-19.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lamtim, Suprapto, menjelaskan,  sejak Januari  2022 penyebaran covid 19 di wilayah Lamtim cenderung meningkat. Meski cenderung terjadi  peningkatan mulai  awal hingga akhir Januari 2022 tersebut, belum ada siswa atau tenaga guru di wilayah Kabupaten Lamtim yang terpapar.

Memasuki  Februari 2022 lanjut Suprapto, seiring penyebaran covid 19  yang terus meningkat  terjadi pula peningakatan jumlah  pelajar, mahasiswa dan tenaga guru yang terpapar covid-19. Berdasarkan data sementara kata Suprapto,  sejak awal Februari 2022 hingga Rabu (16/2/2022) tercatat sudah 21 pelajar, empat mahasiswa dan dua tenaga guru yang  terpapar covid-19.

Ke-21 pelajar, empat mahasiswa, dan dua guru yang terpapar covid 19 tersebut saat ini rata-rata menjalani isolasi mandiri  di rumah mereka masing-masing. Selanjutnya jika melihat perkembangan siswa, mahasiswa dan guru yang terpapar covid 19 dipastikan proses belajar mengajar secara daring atau atau pembelajaran jarak jauh  (PJJ) sejak 8 hingga 22 Februrai 2022 akan diperpanjang kembali.

Namun, untuk kepastian perpanjangan proses belajar mengajar secara daring atau PJJ di Kabupaten Lamtim tersebut, terlebih dahulu akan dilakukan koordinasi dan pembahasan dengan Satgas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Lamtim.

Sementara menyikapi terus meningkatnya jumlah pelajar, mahasiswa dan guru yang terpapar covid 19 tandas Suprapto, Dinas Dikbud Kabupaten Lamtim mengimbau dan meminta agar para siswa serta orang tua, mahasiswa dan para tenaga guru, agar dapat benar-benar  disiplin dan mematuhi protokol kesehatan 5M.

Selain itu, diminta kepada para siswa serta orang tua, mahasiswa dan para guru agar dapat mengurangi mobilitas serta tidak bepergian keluar daerah jika tidak benar-benar sangat mendesak. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar