#humaniora

209 Guru di Lampura Diambil Sumpah Jabatan di Aula SMAN 3 Kotabumi

( kata)
209 Guru di Lampura Diambil Sumpah Jabatan di Aula SMAN 3 Kotabumi
209 Guru Lampura diambil sumpah jabatan sebagai kepala UPTD tingkat TK, SD, dan SMP di Aula SMAN 3 Kotabumi, Kamis 14 April 2022. (Lampost.co/Fajar Nofitra)


Kotabumi (lampost.co) -- Sebanyak 209 guru di Lampung Utara diambil sumpahnya di Aula SMAN 3 Kotabumi, Kamis, 14 April 2022.

Perinciannya, 2 UPTD TK, 182 UPTD SD, dan 25 UPTD SMP. Selain karena kekosongan jabatan (Plt), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampura, Mat Soleh, menyatakan pelantikan itu dilaksanakan karena beberapa kepala sekolah telah menjabat dua periode atau 8 tahun.

"Selain itu, ada yang mutasi karena telah dilakukan evaluasi bersama baperzakat. Sehingga dilakukanlah pelantikan hari ini," ujar Mat Soleh usai pelantikan. 

Dia merinci, jumlah kekosongan jabatan kepala sekolah di jenjang sekolah dasar (SD) 112 SD. Lalu, 11 SMP, dan 4 TK. Sementara jumlah yang dirotasi karena dua periode, yakni sebanyak 38 SD dan 12 SMP. Dan terakhir rotasi umum yakni 32 SD dan 12 SMP.

"Sesuai Permendikbud No.40/2021 tentang penugasan tambahan guru, di Lampura juga belum ada guru penggerak karena angkatan III baru lulus pada Juni 2022. Serta diklat pun belum dipenuhi, maka dapat diambil dari guru biasa," terangnya.

Pihaknya berharap pemegang tampuk kepimpinan sekolah (UPTD) di sana dapat menjadi pemimpin pembelajaran, tak hanya manajer yang selama ini ada. Seperti melakukan tugas perencanaan, evaluasi, dan pembelajaran tetap dilaksanakan di sekolah yang dipimpinnya itu sehingga mampu meningkatkan kualitas.

"Di 2021, tingkat literasi dan numerasasi sekolah kami berada di urutan terbawah dari 15 kab/kota," ujar Mat Soleh.

Di sisi lain, Asisten III Setdakab Lampura, Sofian berharap semua itu dapat ditingkatkan. Dengan demikian, hal itu dapat mengejar ketertinggalan pendidikan di Lampung Utara.

"Di pundak bapak - ibu sekalian amanah ini dibebankan, jadi lakukanlah yang luar biasa jangan biasa - biasa saja. Ini juga yang dipesankan Bupati Budi Utomo. Jadilah yang terbaik, membawa prestasi siswa tak hanya tingkat provinsi, nasional, dan bahkan internasional," kata Sofian. 

 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar