Telekomunikasi5Gmenkominfo

2021, Indonesia Mulai Teknologi 5G

( kata)
2021, Indonesia Mulai Teknologi 5G
Ilustrasi.Dok


JAKARTA (Lampost.co) -- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mempersiapkan percepatan implementasi 5G pada 2021. Langkah ini untuk mempertahankan dan mendorong perbaikan ekonomi nasional serta menciptakan ekosistem digital yang mumpuni.

"Kelompok kerja sudah dibentuk, tahun depan akan dimulai pilot project penerapan 5G di lima universitas besar di Indonesia,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johny G Plate lewat keterangan tertulis, dikutip dari Medcom.id, Jumat, 11 Desember 2020.

Pemerintah menargetkan pertumbuhan perekonomian Indonesia kembali tumbuh di kisaran 5 persen pada 2021. Sektor teknologi informatika dan komunikasi (TIK) menjadi salah satu sektor yang dinilai mampu mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi.

“Kami telah melakukan alokasi anggaran di berbagai sektor-sektor strategis. Sehingga telah dialokasikan anggaran untuk TIK sebesar Rp26 triliun pada APBN 2021,” ucap Johny.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan mandat percepatan transformasi digital Indonesia pada 3 Agustus 2020. Kominfo menyusun sejumlah strategi, seperti pemerataan infrastruktur, penyiapan roadmap transformasi digital, pembangunan pusat data nasional, penyiapan talenta digital, hingga pembuatan skema dan regulasi yang dibutuhkan.

“Selain untuk menyamaratakan akses telekomunikasi, kelima hal ini diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan publik, optimalisasi eksositem digital, serta menyediakan angkatan kerja Indonesia yang cakap digital di masa yang akan datang,” ungkap dia.

Johnny menegaskan pengembangan sektor informatika, komunikasi, dan sektor digital seperti proyek 5G perlu segera dilakukan. Potensi kontribusi sektor ini sangat masif bagi perekonomian Indonesia.

Berdasarkan perhitungan dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2020, sektor informatika dan komunikasi mengalami pertumbuhan positif. Sedangkan, sektor-sektor lainnya mengalami kontraksi akibat pandemi covid-19.

"Bahkan pertumbuhan positif hingga dua digit pada dua triwulan terakhir, yaitu 10,83 persen pada triwulan ke-2 dan 10,61 persen pada triwulan ke-3 2020 year-on-year,” ujar Johny.

Sektor komunikasi dan informasi berkontribusi sebesar 4,25 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada triwulan ke-1 tahun 2020. Selain itu, sektor komunikasi dan informasi mengangkat pertumbuhan sektor lainnya.

Dia membeberkan hasil Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) yang menunjukkan pengguna Internet di Indonesia mencapai 196,7 juta jiwa. Dengan tingkat penetrasi terhadap penduduk sebesar 73,7 persen.

“Angka ini bertumbuh sebesar 8,9 persen dari survei yang dilakukan dua tahun sebelumnya. Pengguna Internet yang besar ini dapat menjadi pasar yang baik untuk mendorong pertumbuhan e-commerce dan ekonomi internet secara lebih luas,” kata Politikus Partai NasDem itu.

Berdasarkan data Bank Indonesia, 140 juta transaksi e-commerce terjadi sepanjang 2020 dengan proyeksi nilai transaksi sebesar Rp429 triliun. Johnny meyakini sektor komunikasi dan informasi akan menjadi penopang kemajuan Indonesia.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar