#sertifikattanah#ptsl#beritametro

2020, Seluruh Bidang Tanah di Kota Metro Ditarget Masuk PTSL

( kata)
2020, Seluruh Bidang Tanah di Kota Metro Ditarget Masuk PTSL
Kepala Kantor Pertanahan Kota Metro Rahmad berfoto bersama dengan para penerima sertifikat tanah. Foto: Lampost.co/Suprayogi

METRO (Lampost.co) -- Di 2020, Pemkot Metro menargetkan tidak ada lagi bidang tanah yang belum terdaftar. Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Pertanahan Kota Metro Rahmad pada kegiatan HUT ke-74 RI, di halaman kantor pertanahan setempat, Selasa, 20 Agustus 2019.

Kegiatan tersebut juga dibarengi dengan pemberian sertifikat kepada para tokoh masyarakat, purnawirawan, pensiunan, guru, petani dan tanah wakaf. Terdiri dari 15 tokoh masyarakat dan 22 sertifikat wakaf (masjid, musala, yayasan, dan pasantren).

Dikatakan Rahmad, pada 2019 pihaknya bersama Pemerintah Kota Metro pada Agustus 2019, telah melakukan kegiatan pendaftatan tanah sistematik lengkap (PTSL) sebanyak 2.500 bidang tanah. "Saya akui ini pelaksanaannya lebih cepat," kata Rahmad.

Dia mengatakan Kantor Pertanahan Kota Metro pada saat ini menjadi salah satu kantor di lingkungan Kemeterian Agraria dan Tata Ruang ditunjuk menjadi kantor yang menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM) dalam rangka pelaksanaan zona integritas.

Diakuinya, pada 2019 hampir semua bidang tanah di Kota Metro sudah bersertifikat. "Dari sekitar 63.000 bidang tanah yang tersebar di berbagai keluaran di Kota Metro, hampir semuanya bersertifikat. Tahun depan ditargetkan tidak ada bidang tanah yang belum terdaftar di Kota Metro," katanya.

Suprayogi

Berita Terkait

Komentar