narkobasabusindikatteroris

201 Kg Sabu di Petamburan untuk Danai Teroris Timur Tengah

( kata)
201 Kg Sabu di Petamburan untuk Danai Teroris Timur Tengah
Polisi membongkar pengedaran 201 kilogram (kg) sabu di sebuah hotel kawasan Petamburan, Jakarta Pusat. Medcom.id/Siti Yona Hukmana


Jakarta (Lampost.co) -- Polisi membongkar pengedaran 201 kilogram (kg) sabu di sebuah hotel kawasan Petamburan, Jakarta Pusat. Hasil penjualan ratusan kg sabu itu untuk pembiayaan aksi terorisme di Timur Tengah.

 "Ini dikendalikan jaringan Timur Tengah, yang memang hasil profiling dan ada indikasi ini dipakai untuk pembiayaan terorisme yang ada di sana. Ini dugaan sementara," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu, 23 Desember 2020.

Baca juga: Polisi Ungkap 201 Kg Sabu Sindikat Internasional di Petamburan

Yusri mengatakan penyidik juga tengah menggali dugaan hasil penjualan sabu untuk pembiayaan teroris di Indonesia. Penyidik masih mengejar pelaku lain yang terlibat dalam penyelundupan 201 kilogram sabu tersebut.

"Siapa orang di atasnya yang lebih besar masih terus kami kejar. Yang jelas indikasinya ini jaringan internasional yang digunakan untuk pembaiatan terorisme," ungkap mantan Kabid Humas Polda Jawa Barat itu.

Menurut Yusri, pengungkapan kasus ini merupakan pengembangan dari penangkapan penyelundup sabu pada 31 Januari 2020. Sabu yang disita kali ini memiliki kode yang sama dengan pengungkapan Januari lalu, yakni bernomor 55 yang mengartikan jaringan Timur Tengah.

Polisi menetapkan 11 orang tersangka dalam kasus ini. Mereka diciduk polisi di Hotel WIR, KS Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat, pada Selasa malam, 22 Desember 2020.

"Perannya masing-masing mulai dari menerima hingga mengantar. Kami masih melakukan pengembangan lagi, apakah masih ada barang lagi atau tidak," ucap Yusri.

Ke-11 tersangka telah ditahan. Mereka terancam Pasal 114 KUHP dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2010 tentang Penyalahgunaan Narkotika.

Winarko







Berita Terkait



Komentar