#covid-19#viruskorona#viruscorona

2 RS Swasta di Lamtim Diminta Menyiapkan Ruang IsolasiPasien Covid-19

( kata)
2 RS Swasta di Lamtim Diminta Menyiapkan Ruang IsolasiPasien Covid-19
Ilustrasi Medcom.id


Sukadana (Lampost.co) -- Dua rumah sakit swasta di Lampung Timur, yaitu Rumah Sakit Permata Hati, Kecamatan Way Jepara, dan Rumah Sakit AKA Medika, Kecamatan Bandar Sribhawono, diminta menyiapkan ruang isolasi untuk merawat warga kabupaten setempat yang positif Covid-19. Hal itu menyusul penuhnya ruang isolasi di RSUD Sukadana yang kini sedang merawat 19 pasien Covid-19.

Hal itu dilakukan karena ruang isolasi di RSUD Sukadana yang kini sedang merawat 19 warga Lamtim positif Covid-19 sudah penuh. Karena itu, kedua rumah sakit swasta tersebut diminta untuk menyiapkan ruang isolasi guna merawat warga Lamtim yang terpapar Covid-19.

“Ya kami sudah minta kedua rumah sakit swasta itu menyiapkan ruang isolasi dan mereka sudah menyatakan kesiapannya dan kini ruang isolasinya sedang disiapkan. Kami berharap dari dua rumah sakit swasta itu masing-masing dapat menyiapkan empat ruangan isolasi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Lamtim Nanang Salman, Minggu, 15 November 2020.

Di samping meminta kedua rumah sakit swasta tersebut untuk menyiapkan ruang isolasi, pihaknya juga sudah meminta agar rumah isolasi yang sebelumnya memang sudah ada di setiap desa dapat diberdayakan kembali.

Nanang menambahkan warga Lamtim yang terpapar Covid-19 bertambah dua orang lagi sehingga kini jumlah totalnya yang positif mencapai 93 orang. Kedua warga Lamtim yang positif Covid-19 itu, yakni pasien 92 atas nama Ny. S (59), warga Kecamatan Jabung, dan pasien 93 DF (34), warga Kecamatan Pekalongan. 

"Pasien 92 tersebut merupakan transmisi lokal di Lampung dan pasien 93 memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta," katanya.

Dia menambahkan dari total 93 warga Lamtim yang positif Covid-19 tersebut, 61 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh dan 30 orang masih menjalani perawatan dengan perincian 19 orang di ruang isolasi RSUD Sukadana dan 11 lagi menjalani perawatan dan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

"Sementara untuk pasien Covid-19 yang meninggal dunia tercatat dua orang, yaitu TW (45), warga Kecamatan Sekampung, dan Ny. A (50), warga Kecamatan Margasekampung," ujarnya.

Menyikapi terus bertambahnya warga Lamtim yang terpapar Covid-19, pihaknya kembali meminta dan mengimbau warga Lamtim agar dapat terus meningkatkan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan 3M, yaitu mengenakan masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan dengan sabun.

Di samping itu diimbau juga agar untuk sementara menunda perjalanan ke luar daerah khususnya ke wilayah zona merah Covid-19. 

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar