Korupsikpk

2 Kali Mangkir, KPK Ultimatum Anak Rhoma Irama

( kata)
2 Kali Mangkir, KPK Ultimatum Anak Rhoma Irama
KPK. Ilustrasi


Jakarta (Lampost.co) -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengultimatum anak pedangdut Rhoma Irama, Romy Syahrial. Dia dua kali mangkir dari panggilan sebagai saksi dalam kasus dugaan suap proyek pada dinas PUPR Kota Banjar.

"Tidak hadir dan tanpa keterangan, dan sebelumnya tim penyidik KPK melakukan pemanggilan patut sebanyak dua kali," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Jumat, 15 Januari 2021.

Lembaga Antikorupsi menjadwalkan ulang pemeriksaan untuk Romy. Penyidik siap menyeret Romy ke markas Lembaga Antiasuah jika tidak memiliki iktikad baik.

"KPK mengingatkan yang bersangkutan untuk memenuhi panggilan dan kewajiban hukum tersebut karena ada sanksi hukum apabila dengan sengaja tidak hadir tanpa alasan yang sah," tegas Ali.

KPK juga memanggil mantan Sekdis PU Kota Banjar Iwan Supriadi kemarin. Iwan berhalangan hadir dan meminta dijadwalkan ulang.

Ali enggan mengungkap tersangka dalam kasus ini. Padahal, dugaan rasuah ini sudah masuk dalam tahap penyidikan.

Sejumlah saksi sudah mondar-mandir ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk dimintai keterangan. Salah satunya Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih.

KPK akan membeberkan seluruh temuannya saat bahan penyidikan sudah rampung. Masyarakat diminta memberi waktu kepada penyidik untuk bekerja.

 

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar