Pertanianmetro

2.947 Hektare Sawah di Metro Masuki MT Satu

( kata)
2.947 Hektare Sawah di Metro Masuki MT Satu
Lampost.co/Bambang


METRO (Lampost.co) -- Seluas 2.947 hektar persawahan di Kota Metro siap memasuki masa tanam (MT) satu. Untuk itu ketersediaan pupuk pun diyakini aman masa tersebut.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro, Herry Wiratno mengatakan, pada akhir Desember 2020 ini persawahan di Kota Metro memasuki tutup tanam. 

"Di Metro seluruhnya ada 2.947 hektare. Alhamdulillah itu bisa tanam semua pada masa tanam I tahun 2020-2021 ini," kata dia, Rabu, 16 Desember 2020.

Dia menambahkan, pihaknya menyarankan kepada petani untuk menanam benih Inpari 32 ataupun Inpari 42. Sebab, benih itu bagus pada musim kali ini. Sementara untuk penyuluhan dan penanggulangan hama terus dilakukan dan sering membekali kelompok tani.

"Ada bantuan benih dari pemerintah seperti Inpari 32 dan Inpari 42 yang relatif toleransi terhadap hama dan penyakit seperti wereng dan batang coklat. Untuk kendala yang dihadapi sekarang ini tingkat musim dan cuaca yang menyebabkan hama tikus berkembang dengan maksimal. Bahkan mulai persemaian benih sudah diserang hama tikus. Namun, kami berupaya untuk mencegahnya," tambahnya.

Dia menjelaskan, untuk pasokan pupuk pihaknya sudah melalui biling sistem. Namun ada beberapa kelompok yang belum menebus dan pihaknya sedang berupaya untuk mengajukan kembali untuk penebusan pupuk yang telat itu. 

"Ada beberapa kelompok yang telat tebus, ini kami usulkan kembali. Nah, itu tinggal nanti tanggapan dari PT. Pupuk Indonesia untuk bisa merespon. Itu terjadi karena ada beberapa kelompok yang permodalannya sedikit, jadi nebusnya terlambat," ujarnya.

Herry menjelaskan, pasokan pupuk di kota Metro pada MT I ini sebanyak 130 ton dan mudah-mudahan tidak ada keterlambatan, serta cukup memenuhi kebutuhan petani. Dia juga berpesan kepada petani untuk menerapkan dan menjadikan pupuk semacam investasi, karena pembelian pupuk tidak bisa langsung datang dan harus menunggu sampai pupuk tersedia.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar