#sensuspenduduk#bps#ekbis

2.047 KK di Lambar Berhasil Isi Data Sensus Penduduk Online

( kata)
2.047 KK di Lambar Berhasil Isi Data Sensus Penduduk Online
Kepala BPS Lambar Amiruddin. Lampost.co/Eliyah

Liwa (Lampost.co): Jumlah masyarakat Lampung Barat yang sudah mengisi data sensus penduduk secara online hingga Rabu, 26 Februari 2020, pukul 00:00, telah mencapai 2.047 KK terdiri 6.693 jiwa dari total KK di Lambar sebanyak 89 ribu KK.

Kepala BPS Lambar Amiruddin mengatakan dilihat dari jumlah itu, maka ia memastikan bahwa antusias masyarakat untuk mengikuti sensus penduduk secara mandiri melalui sensus online ini cukup tinggi.

Angka itu diharapkan akan semakin meningkat terlebih waktu sensus penduduk online akan berakhir pada 31 Maret mendatang. Ia berharap target 20% masyarakat Lambar dapat mengikuti program ini bisa tercapai.

Realisasi pendaftaran penduduk di Lambar yang dilaksanakan melalui sensus online ini jika dibanding dengan pencapaian di Kabupaten Pesisir Barat maka Lambar cukup tinggi. Dimana pada waktu yang sama pencapaian sensus penduduk secara online di Pesisir Barat baru mencapai 248 KK terdiri 988 jiwa.

Untuk itu, ia mengimbau agar masyarakat yang belum mendaftarkan diri pada sensus online ini agar segera untuk memanfaatkan kesempatan ini.

Sebab sensus penduduk melalui sistem ini akan memberikan kesempatan bagi warga yang tidak memiliki banyak waktu untuk dikunjungi petugas karena kesibukanya.

Mengisi data di laman sensus penduduk online ini, lanjut dia, akan memberikan kemudahan dan kebebasan bagi warga untuk menjawab pertanyaan yang ada.

"Jadi, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini sebab ini adalah kesempatan terutama untuk mereka yang memilliki banyak kesibukan," kata dia.

Ia menambahkan, dengan aktif mengikuti program sensus penduduk ini, lanjut dia, itu artinya kita sudah ikut membantu pemerintah dalam menentukan arah kebijakan pembangunan.

Sebab data sensus penduduk ini tujuanya adalah untuk keperluan data satu pintu. Dimana kedepan, seluruh data yang akan digunakan untuk setiap program dan kebijakan Pemerintah adalah berdasarkan data ini.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar