#kpm#pkh#labelisasi#stikermiskin

180 KPM PKH di Ketapang Mundur Usai Pemasangan Stiker Miskin

( kata)
180 KPM PKH di Ketapang Mundur Usai Pemasangan Stiker Miskin
Labelisasi keluarga penerima bantuan sosial pemerintah. Foto: Dok

Kalianda (Lampost.co): Jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan program keluarga harapan (PKH) tahun 2020 di Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan terus berkurang, setelah Pendamping PKH Kementerian Sosial (Kemensos) kecamatan setempat melakukan pemasangan stiker miskin atau labelisasi pada rumah keluarga prasejahtera.

 

Koordinator Pendamping PKH Kemensos Kecamatan Ketapang Ahyar Effendi mengatakan sejak dilakukan labelisasi di 5 desa dari 17 jumlah desa yang ada di kecamatan Ketapang, terdata kurang lebih 180 KPM dengan kepesertaan dari tahun 2011 sampai 2016 mengundurkan diri atau graduasi dari kepesertaan bantuan sosial PKH.

"Mereka mundur sukarela dengan alasan sudah sejahtera," katanya, Rabu, 29 Januari 2020.

Ia menyebut labelisasi masih akan terus berlanjut hingga seluruh keluarga prasejahtera  yang tersebar di 17 desa se-Kecamatan Ketapang selesai dilakukan pemasangan stiker PKH.

"Kami yakin jumlah KPM PKH di Ketapang akan terus berkurang, sebab masih ada 11 desa yang belum dilakukan pemasangan stiker atau labelisasi," kata dia.

Sebelum dilakukan labelisasi jumlah KPM PKH di kecamatan Ketapang diketahui sebanyak 2.544 keluarga yang meberima bantuan sosial untuk mangentaskan kemiskinan tersebut.

Ke-180 KPM PKH yang mengundurkan diri tersebut diantaranya berasal dari Desa Kemukus sebanyak 13 KPM, Lebungnala (12), Pemarangpasir (18), Berundung (23), Karangsari (95), dan desa lain.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar