gubernurlampung

17 Ribu Petani Gabung Program Kartu Petani Berjaya

( kata)
17 Ribu Petani Gabung Program Kartu Petani Berjaya
dok Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung siap melaunching Program Kartu Petani Berjaya (PKPB) pada 6 Oktober 2020 di Desa Tempuran Trimurjo, Kota Metro mendatang. Sejauh ini sudah tercatat 17 ribu lebih petani bergabung dalam PKPB tersebut.


Hal tersebut disampaikan saat Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, memimpin Rapat Persiapan Launching Program Kartu Petani Berjaya, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Provinsi Lampung, Kamis, 24 September 2020 bersama jajarannya.


Program Kartu Petani Berjaya merupakan salah satu program unggulan dibawah kepemimpinan Gubernur Arinal yang bertujuan untuk membantu menyejahterakan para petani, menurut rencana akan dilaunching tanggal 6 Oktober 2020 dengan lokasi Desa Tempuran Trimurjo, Kota Metro.

Pembina Tim Kartu Petani Berjaya melaporkan, sudah 17 ribu lebih petani yang terdaftar sebagai anggota di 15 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung sudah tercover dalam program ini, dimana untuk wilayah Bandar Lampung karena bukan wilayah pertanian jadi belum teregistrasikan. Beberapa bank juga sudah mengkonfirmasikan untuk bekerjasama.

Gubernur menginstruksikan untuk menyelesaikan segala permasalahan petani dengan sistem yang baik secara bertahap. Ia menginginkan ketersediaan benih dan pupuk bagi para petani, juga memperhatikan persiapan teknologi dan KUR. Penerapan dan perencanaan hal-hal lain akan menyusul kemudian dan masih diperlukan penyempurnaan. Dengan adanya ketersediaan pupuk dan benih, serta teknologi yang memadai diharapkan bisa meningkatkan semua sektor, khususnya sektor pertanian Provinsi Lampung.

"17 ribu petani yang sudah teregistrasi, harus segera kita berikan Kartu Petani Berjayanya, karena kartu tersebut merupakan identitas mereka. Manfaat lain Kartu Petani Berjaya, untuk pembayaran-pembayaran para petani sehingga bisa digunakan, diingat dan dikenang oleh para petani," katanya.


Kartu Petani Berjaya nantinya juga dapat digunakan sebagai alat pembayaran, uang elektronik yang bisa dipakai di Tol dan Pelabuhan, juga sebagai identitas. Sebelum dilaunching, kartu ini telah dicoba langsung di Mall Pelabuhan dan tempat pembayaran lainnya, dan sudah dinyatakan aman dan bisa digunakan. 


Sementara itu Ketua Tim Program Kartu Petani Berjaya Provinsi Lampung, M. Yusuf S Barusman mengatakan berharap acara bisa digelar dengan lancar tanpa hambatan sesuai penerapan protokol kesehatan pencegahan covid-19. Rencananya hanya ada 100 orang saja yang hadir di venue acara tersebut.


"Insyallah kita undang menteri dan berkenan hadir. Presiden juga tetap diusahakan untuk hadir," katanya.


Ia mengatakan program ini menggunakan sistem teknologi. Apalagi saat ini petani Lampung sudah melek teknologi dan apabila ada petani yang usia lanjut ada anaknya yang paham dengan teknologi informasi. Kedepan koordinasi dan komunikasi akan terus dioptimalkan karena akan banyak melibatkan stakeholder terkait. Para petani yang masuk Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang sudah di data oleh Dinas dan dikonfirmasikan kepada Kementerian bisa mendapakan fasilitas Program Kartu Petani Berjaya ini.


"Apabila ada petani yang tidak terdaftar di RDKK boleh masuk juga. Apabila tidak mendapatkan pupuk subsidi maka ia mendapatkan pupuk dengan harga terjangkau. Kemudian juga dapat permodalan, pembinaan usaha tani sampai dengan pemasaran," katanya. (TRI)

 

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar