covid-19lampung

17 Orang Reaktif Covid-19 Saat Memasuki Bandar Lampung

( kata)
17 Orang Reaktif Covid-19 Saat Memasuki Bandar Lampung
Bagi warga luar bandar lampung apabila hasil rapid testnya reaktif maka tidak diperbolehkan masuk. Lampost.co/Deta Citrawan


Bandar Lampung (Lampost.co) --  Sebanyak 17 orang dari luar Bandar Lampung terindikasi reaktif covid-19. Hal itu diketahui saat menjalani rapid test di dua posko perbatasan yang di gelar oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Bandar Lampung, yaitu bundaran tugu raden intan dan exit tol Sukarame.

Juru bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kota Bandar Lampung Ahmad Nurizki mengatakan untuk pelaksanaan pengawasan libur panjang, Satgas berlakukan rapid test di dua posko, guna mengantisipasi melonjaknya warga dari luar masuk ke bandar lampung.

"Untuk data terbaru hari ini per tanggal 29 Oktober sekitar pukul 16.00 wib, total rapid test sebanyak 396 orang. Dengan rincian 17 orang reaktif dan 379 orang non reaktif, seluruhnya yang reaktif berasal dari luar kota bandar lampung," ujar Ahmad Nurizki, Kamis 29 Oktober 2020.

Pihaknya menerangkan, pada posko di tugu raden intan atau Hajimena didapati total rapid test sebanyak 229 orang, 9 diantaranya reaktif dan 220 orang non reaktif. 

"Sedangkan untuk di posko sukarame pelaksanaan rapid test sebanyak 167 orang, dengan hasil reaktif sebanyak 8 orang dan 159 non reaktif," kata dia.

Tindakan selanjutnya kepada hasil rapid test nya reaktif, terutama apabila merupakan warga bandar lampung maka Satgas menganjurkan untuk lakukan isolasi mandiri. 

"Bagi warga bandar lampung di infokan kepada puskesmas setempat untuk dilakukan pemantau selanjutnya isolasi mandiri, kemudian untuk warga luar bandar lampung di kembalikan ke daerahnya dan di infokan ke Dinkes kab/kota asal atau tujuan jika masih propinsi Lampung dan warga tersebut tidak diperbolehkan masuk ke kota Bandar Lampung," pungkasnya.  

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar