#diklat#tenagapendidik#humaniora#beritalampung

168 Guru SMA dan SMK Se-Lampung Ikuti Diklat Kehumasan Tenaga Kependidikan

( kata)
168 Guru SMA dan SMK Se-Lampung Ikuti Diklat Kehumasan Tenaga Kependidikan
Foto: Lampost.co/Triyadi Isworo

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Sebanyak 168 guru dan wakil kepala sekolah bidang kehumasan SMA dan SMK se-Provinsi Lampung diberikan pendidikan dan pelatihan (diklat) kehumasan tenaga kependidikan di aula Dinas Kesehatan Lampung, Jalan Dr Susilo, Bandar Lampung, Senin (21/1/2019).

Diklat yang diberikan melalui program Bidang Pendidikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bekerja sama dengan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) tersebut mengambil tema Mengoptimalkan citra publik pendidikan, diharapkan pihak sekolah mampu men-sharing informasi secara baik.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Sulpakar mengatakan pihaknya mengapresiasi kegiatan tersebut untuk peningkatan mutu pendidikan dan bekerja sama bagi pencitraan pendidikan pada era transparansi publik.

Ia juga berpesan agar pihak Sekolah dan PWI dapat menjalin kerja sama, sehingga tidak lagi ada kesalahpahaman antara guru dan wartawan. "Saya harap dengan adanya diklat ini, sekolah bisa lebih terbuka dan menjalin kerja sama dengan media. Diklat ini sangat bagus untuk sekolah. Jadi harus diikuti sampai selesai," kata Sulpakar.

Diklat yang berlangsung satu hari ini membahas lima materi, di antaranya hubungan pers dan pemerintah dalam mewujudkan pendidikan berkualitas. Kemudian, pengenalan dasar-dasar jurnalistik, menangkal hoaks pada era digital, Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, serta teknik membuat rilis pers dan menulis berita.

Diklat kehumasan PWI Lampung menghadirkan narasumber Kadisdik Lampung Sulpakar, Kepala Sekolah SJI PWI Lampung Andi Panjaitan, Ketua Bidang Kerja Sama PWI Lampung Adolf Ayatullah Indrajaya, Ketua Dewan Kehormatan PWI Lampung Iskandar Zulkarnain, dan Sekretaris PWI Lampung Adi Kurniawan.

Triyadi Isworo*



Berita Terkait



Komentar