#kartuprakerja#wabahcorona#beritalampung#pencarikerja

16.184 Orang di Lampung Berstatus Pencari Kerja

( kata)
16.184 Orang di Lampung Berstatus Pencari Kerja
Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, Lukmansyah. Foto: Dok

Bandar Lampung (Lampost.co): Sebanyak 16.184 orang berstatus pencari kerja di Provinsi Lampung. Hal tersebut sesuai dengan informasi di Posko Satgas Gugus Tugas Covid-19 Lampung, Ruang Abung Balai Kratun Provinsi Lampung, Senin, 20 April 2020 pukul 15.20 WIB. 

Rekap data usulan kartu prakerja se-Provinsi Lampung tahun 2020, pencari kerja ada 16.184 orang pencari kerja, calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ada 1.554 orang, jumlah pendaftar kartu prakerja 21.299 orang dan calon penerima kartu prakerja 21.299 orang. Untuk data pekerja, buruh formal dan non formal yang di PHK atau dirumahkan dampak Covid-19 di Provinsi Lampung yakni ada 3.178 orang dengan rincian 49 orang di PHK dan 3.129 orang di rumahkan. 

Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, Lukmansyah mengatakan pemerintah pusat telah membuk pendaftaran Program Kartu Prakerja untuk menfasilitasi masyarakat yang membutuhkan pekerjaan. Untuk tahap Gelombang I sudah berlangsung pada 11-16 April lalu dengan kuota penerimaan sebanyak 200.000 orang se-Indonesia. Namun untuk data khusus Lampung, ia mengatakan data konkritnya belum terdeteksi.

Kemudian untuk tahap Gelombang II pendaftaran kartu prakerja telah dibuka pada hari ini, dimulai dari pukul 10.00 WIB, hingga nanti ditutup kembali pada tanggal 23 April 2020 sekitar pukul 16.00 WIB secara online di website www.prakerja.go.id.

Selanjutnya Kartu Prakerja, nominal Rp3,55 juta/orang. Perinciannya, biaya pelatihan yang dipilih peserta (Rp1 juta), uang insentif Rp2,4 juta yang diangsur Rp600 ribu/bulan selama 4 bulan, biaya survei sbg bahan evaluasi program (Rp150 ribu). 

Sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang telah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor: 36 tahun 2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja melalui Program Kartu Pra-Kerja. Dengan penggunaan Kartu Pra-Kerja, pencari kerja/buruh yang terkena PHK atau pekerja/buruh yang membutuhkan peningkatan kompetisi kerja bisa mendapatkan manfaat pelatihan dan insentif.

"Kita minta agar kabupaten/kota membuat surat agar pendaftar juga mendaftar via Disnaker Kabupaten/Kota via online buat back up data," katanya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar