#israel

15 Warga Israel Tewas Terhimpit dalam Perayaan Keagaamaan

( kata)
15 Warga Israel Tewas Terhimpit dalam Perayaan Keagaamaan
Korban tewas akibat perayaan keagamaan di Israel. Foto: Daily Mail


Tel Aviv (Lampost.co) -- Sekitar 15 orang diperkirakan tewas berhimpitan dalam sebuah Perayaan Agama di Israel. Menurut perkiraan, sekitar 100.000 orang berdesakan hampir tengah malam untuk merayakan pesta Lag b’Omer.

"Bencana yang mengerikan," kata Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, seperti dikutip the New York Times, Jumat 30 April 2021.

Layanan ambulans The Magen David Adom (MDA) mengatakan, sebanyak 36 orang menderita luka-luka dan 10 di antaranya dalam kondisi kritis.

“MDA saat ini masih memberikan bantuan dan mengevakuasi korban terluka dari lokasi kejadian,” pernyataan mereka.

Sementara menurut sebuah media lokal perayaan keagamaan yang menarik puluhan ribu orang Yahudi ultra-Ortodoks pada Kamis 29 April itu, telah menewaskan 15 orang. Mereka berbondong-bondong datang ke sebuah gunung di Israel utara.

Perayaan Lag b’Omer, menandakan ketika kaum Yahudi ultra-Ortodoks secara tradisional berkumpul di makam seorang rabi terkemuka dari zaman kuno di Gunung Meron. Perayaannya termasuk menari dan api unggun.

Menurut laporan awal, kejadian mengerikan terjadi ketika sebuah tribun yang runtuh, meskipun petugas melakukan penyelamatan. Mereka menemui kesulitan karena banyaknya jumlah orang.

Sebuah video yang dikatakan diambil tepat sebelum stempel menunjukkan kerumunan orang dalam perayaan gembira, hampir seperti menyatu dengan musik.

Winarko







Berita Terkait



Komentar