#Kesehatan#VirusKorona

15 Ribu Lebih Warga Lambar Discreening Covid-19

( kata)
15 Ribu Lebih Warga Lambar Discreening Covid-19
Tim gugus tugas penanganan covid-19 gelar konfrensi pers perkembangan covid-19 di Lambar. (Eliyah/Lampost.co)

Liwa (Lampost.co) -- Gugus tugas penanggulangan covid-19 Kabupaten Lampung Barat melaporkan perkembangan kasus di kabupaten setempat. Hingga saat ini sudah 15.082 orang discreening covid-19.

Tidak hanya itu, tim gugus tugas kabupatem setempat dalam konfrensi pers, Sabtu, 23 Mei 2020 memaparkan dari jumlah itu, yang dinyatakan orang tanpa gejala (OTG) 5 orang, orang dalam pantauan (ODP) 3 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) 0, positif 4, meninggal 1.

Juru bicara tim gugus tugas penanganan covid-19 Pemkab Lambar Paijo menyampaikan bahwa lima warga yang OTG itu adalah hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas pada tanggal 21 lalu. Kelima orang itu yaitu reaktif dengan mengalami positif IGM dan IGD berdasarkan hasil ravidtes. Ke-4 diantaranya adalah petugas RSU dan keluarganya.

Kemudian satu lagi yaitu pasien RSU Liwa berumur 14 tahun warga Liwa dimana saat dilakukan ravidtes hasilnya reaktif yaitu IGM dan IGDnya positif.

"Ke-6 orang yang dinyatakan reaktif itu, empat diantaranya hasilnya positif IGM dan IGD. Sedangkan dua lainya hanya positif IGMnya saja. Untuk dua orang yang positif IGMnya saja maka statusnya masuk dalam data ODP," kata dia.

Ia menjelaskan, reaktif itu terbagi dua yaitu positif IGM dan IGD. Jika hanya positif IGMnya saja artinya seseorang itu baru menunjukan adanya gejala awal. Sedangkan jika dua-duanya yaitu IGMnya positif dan IGD positif maka itu berarti gejalanya sudah lebih mendalam. Hasil swab seluruh warga yang reaktif ravidtes ini telah dikirim dan kini tinggal menunggu hasilnya.

Ia menambahkan, pegawai RSU itu diduga tertular dari pasien asal Kotabatu yang pernah dirawat di RSU Alimuddin Umar Liwa. Dimana pada 24 April-28 pihak rumah sakit telah merawat pasien asal OKU di ruang penyakit dalam karena didiagnosa penyakit peradangan saluran empedu dan pankreas. Kemudian dari tanggal 28 pasien dipindah ke ruang ICU karena kondisinya bertambah. Lalu pada tanggal 5 Mei lalu, pasien R itu dirujuk ke RSU Mardiwaluyo Metro. Dimana disana setelah diravidtes pihak RSU Mardiwaluyo, ternyata pasien asal Kotabatu itu dinyatakan positif.

Paijo, mengaku di RSU Alimuddin Umar Liwa pasien asal Kotabatu itu juga sudah dilakukan ravidtes covid-19 tetapi hasilnya saat itu tidak menunjukan gejala mengarah ke covid-19.

"Pihak RSU Alimuddin Umar Liwa sudah melakukan ravid tes kepada pasien asal Kotabatu tersebut tetapi saat itu hasilnya tidak menunjukan gejala covid," kata dia.

Mendapat laporan itu, maka pihaknya langsung melakukan ravidtes kepada para pegawai RSU Liwa dan hasilnya ada dua yang reaktif. Kemudian juga dilakukan kepada keluarganya ternyata, anaknya dan suaminya juga dinyatakan reaktif.

Kemudian karena suaminya berada di Dinas Kominfo maka petugas juga melakukan ravidtes kepada pegawai Kominfo dan sejumlah wartawan yang juga pernah kontak langsung. Hasilnya ada salahsatu wartawan yang hasilnya masih samar-samar sehingga rapid testnya diulang tetapi hasilnya tetap sama. Pihaknya sudah memerintahkan kepada mereka yang telah dirapid test pada tanggal 21 itu untuk melakukan isolasi mandiri.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar