lelangproyektulangbawangbarat

15 Paket Proyek di Tubaba Laris Manis

( kata)
15 Paket Proyek di Tubaba Laris Manis
Kompleks perkantoran Pemkab Tubaba di Tiyuh Panaragan. Lampost.co/Merwan


Panaragan (Lampost.co): Sebanyak 15 paket pekerjaan pembangunan di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) senilai Rp19,3 miliar yang bersumber dari APBD 2020 selesai dilelang dan penandatangan kontrak. Lelang dilakukan sejak Februari-April lalu.

Paket pekerjaan tersebut yakni terkait perencanaan teknis, konsultasi perencanaan, pengawasan teknis, dan pembangunan fisik. Bahkan, beberapa kegiatan fisik seperti pembangunan sarana pendukung gedung kantor bersama telah mulai dilaksanakan pengerjaan.

Paket kegiatan tersebut kesemuanya dibiayai melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tubaba tahun 2020 di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Kepala Bagian Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Sekretariat Daerah Kabupaten Tubaba Firmansyah mengatakan 15 paket kegiatan yang selesai di lelang tersebut semuanya bersumber dari dana APBD Kabupaten Tubaba yang berada di Dinas PUPR.

"Semuanya yang selesai dilelang sumber dananya dari APBD, sementara yang bersumber dari DAK sampai saat ini hampir tidak ada pengajuan karena banyak yang di cancel pemerintah karena Covid-19," kata dia, Selasa, 23 Juni 2020.

Firman mengatakan paket kegiatan yang telah selesai lelang dan ditanda tangan kontrak tersebut yakni pembangunan gedung kantor II tahap II Rp3,3 miliar, pembangunan gedung kantor I tahap II Rp2,8 miliar, pembangunan sarana dan prasarana rumah dinas Ketua DPRD Rp900 juta, pembangunan rumah badik Rp700 juta, dan pembangunan RTH Way Penyilean Rp2,3 miliar. Selanjutnya pembangunan Masjid Karta tahap II, pembangunan sarana pendukung kantor bersama, dan pembangunan landscape Rp1 miliar.

Selanjutnya, kegiatan pengawasan gedung kantor Rp250 juta, pengawasan teknis rehabilitas sedang/berat gedung kantor senilai Rp200 juta, pengawasan teknis pembangunam sarana pendukung perkantoran Rp225 juta, konsultasi perencanaan badan jalan Panaragan-Bandar Dewa Rp195 juta, konsultasi perencanaan badan jalan gedung ratu lama-gedung ratu baru Rp185 juta, pengawasan teknis pemanfaatan ruang kawasan Rp175 juta, dan perencanaan teknis rehabilitasi sedang/berat gedung kantor senilai Rp200 juta.

"Tugas kami selaku pokja, hanya mengantarkan sampai dengan pemenang lelang, untuk penandatangan kontrak dan bagaimana ketersediaan anggarannya sudah kewenangan pejabat pembuat komitmen (PPK) kegiatan tersebut yakni di SKPD pemilik kegiatan," kata dia.

Mantan Kabid Ciptakarya PUPR Tubaba ini menambahkan hingga saat ini terdapat beberapa kegiatan dari satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lain seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan yang sedang dalam proses pengajuan untuk dilelang. Sementara terkait kegiatan yang menyangkut penanggulangan bencana virus Corona atau Covid-19 dilakukan penunjukkan langsung oleh SKPD penyedia.

"Untuk yang berkaitan dengan kegiatan pengadaan barang/jasa guna penanganan dan penanggulangan  Covid-19 tidak dilelang yakni dilakukan penujukkan langsung, pokja UKPBJ hanya melakukan pendampingan saja," kata dia.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar