Perceraianpengadilan

14 Ribu Gugatan Perceraian Diajukan Sepanjang 2020

( kata)
14 Ribu Gugatan Perceraian Diajukan Sepanjang 2020
Perceraian. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Gugatan perceraian selama 2020 di Lampung mencapai 14 ribu permohonan. Jumlah itu 11 ribu diantaranya atas permintaan dari perempuan. Data ini berdasarkan catatan Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Bandar Lampung, Jumat 22 Januari 2021.

Petugas Pelayanan Informasi dan Pengaduan PTA Bandar Lampung, Riduansyah, mengatakan pemicu gugatan perceraian didominasi persoalan pertikaian pasangan suami istri yang terjadi terus menerus. Akibat dari tidak ditemukannya solusi dalam keluarga maka berakhir dengan perceraian.

"Penyebab kedua dikarenakan permasalahan ekonomi keluarga dan adanya orang ketiga, baik dari pihak perempuan maupun laki-laki," katanya.

Kasus perceraian karena orang ketiga ini bukan hanya dialami pihak laki-laki saja. Jika merujuk pada catatan sebagian lainnya juga dikarenakan adanya hubungan istimewa antara istri dengan pria lain.

Sedangkan penyebab perceraian lainnya, adalah meninggalkan salah satu pihak dalam waktu yang cukup lama. Meski pada awalnya pasangan itu berpisah secara resmi dan diketahui pihak keluarganya. Namun ada juga yang sampai berujung dengan perpisahan dengan dalih salah satu pihak enggan untuk kembali. 

Kebanyakan peristiwa ini terjadi pada pasangan yang terpaksa berpisah dengan keluarganya karena bekerja di luar daerah atau luar negeri.

Total perkara yang masuk ke seluruh Pengadilan Agama se Lampung dan tercatat di PTA Bandarlampung sebanyak 16.453 permohonan. Untuk gugatan perceraian sepanjang 2020 sebanyak 14 ribu. Dengan perkara yang diputus pengadilan selama 2019-2020 sekitar 17 ribu kasus.

Riduansyah menambahkan, perkara yang masuk selain dari gugatan perceraian meliputi persoalan permohonan pembuatan akta nikah dan permohonan hak asuh atau kuasa pada anak. "Ini merupakan imbas dari perceraian," ujarnya.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar