#Mudik#Lebaran#covid-19lampung

15 Pelaku Perjalanan Masuk Lamsel Positif Covid-19

( kata)
15 Pelaku Perjalanan Masuk Lamsel Positif Covid-19
Pelaku perjalanan yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 tiba di Rusunawa guna dilakukan isolasi. Lampost.co/Juwantoro


Kalianda (Lampost.co) -- Sebanyak 15 orang pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan rapidtes antigen di pos penyekatan Lampung Selatan. 11 orang langsung diisolasi di Rusunawa Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Kalianda, sementara empat orang di RS Bandar Negara Husada, Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan.

Dari data sementara posko cek point di Lampung Selatan sampai dengan Senin, 17 Mei 2021, pukul 09.30 WIB, 15 orang tersebut terdiri dari pemudik, panggilan kerja, sopir angkutan logistik, dan para pencari kerja. Ke-15 orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 hasil rapid antigen pada proses pemeriksaan dalam kegiatan penyekatan petugas di lapangan.

Sementara, 11 orang yang diisolasi mandiri di Rusunawa berasal dari Aceh Timur, Medan, Riau-Pekanbaru, Palembang, dan Bandar Lampung. Dengan rata-rata usia orang 23-50 tahun atau usia produktif.

Data yang dihimpun Lampost.co dari posko cek point Exit Tol Hatta Bakauheni, periode 17 Mei 2021, sampai pukul 07.00 WIB, di lokasi itu dilaksanakan RDT Antigen jumlah 96 dengan total akumilatif 182, positif 4 orang, dan negatif 92 PPDN.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lampung Selatan Thamrin menyatakan pihaknya menyiapkan 40 unit kamar di Rusunawa MBR, dan mensiagakan empat tenaga kesehatan serta non-nakes yang terdiri dari dokter, perawat, dan driver.

"Kita siapkan semuanya. Ya kebutuhan sehari-hari sampai makan-minum pasien," ujar dia.

Mantan Sekretaris KPU Lampung Selatan itu menambahkan total hasil penyekatan ada 14 orang. 9 orang diisolasi di Rusunawa NBR Kalianda, sisanya di RS Bandar Negara Husada, Kotabaru, Jatiagung. Mereka akan diisolasi selama 5 x 24 jam.

"Kalau perintah dari surat Satgas Covid-19 Nomor 13 tahun 2021, mereka diisolasi selama 5 X 24 jam. Jadi, kalau masih positif, masa isolasi itu diperpanjang. Kalau untuk pasien yang dinyatakan sembuh nanti, kita serahkan ke mereka, mau pulang atau mau melanjutkan perjalanan," jelasnya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar