liburjawa

14.211 Penumpang Belum Kembali ke Jawa Hingga Akhir Libur

( kata)
14.211 Penumpang Belum Kembali ke Jawa Hingga Akhir Libur
Arus penyeberangan di pelabuhan Bakauheni terpantau sepi pada Senin siang, 2 November 2020. Aan Kridolaksono.


 Kalianda (lampost.co) -- Hingga masa  libur panjang dan cuti bersama Maulid Nabi Muhamad saw 1442 Hijriah berakhir,  sekitar 9 persen atau 14.211 penumpang belum kembali dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni menuju Merak,  sejak  Selasa,  27 Oktober 2020- Senin,  2 November 2020. Sementara,  kendaraan roda empat sekitar 2% atau hanya 648 unit.  .

Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Saifulahil Maslul Harahap,  menjelaskan,  berdasarkan data posko mulai Selasa,  27 Oktober 2020 pukul 08.00 WIB sampai Senin,  2 November 2020 pukul 08.00 WIB,  tercatat sebanyak 158.072 penumpang turun di pelabuhan Bakauheni.  Sedangkan penumpang yang naik dari Bakauheni berjumlah 143.861 orang,  

" Artinya masih ada selisih atau belum kembali 14.211 penumpang.  Rinciannya,  13.449 penumpang dalam kendaraan dan 762 orang lainnya penumpang jalan kaki yang belum kembali ke Pulau Jawa, " kata Saiful kepada lampost.co,  Senin,  2 November 2020.

Selanjutnya,  kendaraan roda dua yang belum kembali sekitar 17% atau 1.075 unit sepeda motor dari jumlah keseluruhan sebanyak 6.175 uni. Sementara kendaraan roda empat yang belum kembali tercatat sekitar 2% atau hanya 648 unit dari jumlah keseluruhan 34.677 kendaraan turuh di Pelabuhan Bakauheni. 

"Sedangkan kendaraan roda empat yang naik dari Pelabuhan Bakauheni dari Selasa (27/10) sampai Senin pagi tadi (2/11),  tercatat 34.029 kendaraan. Artinya ada selisih 648 unit yang belum kembali, " ungkap Saiful. 

Sementara berdasarkan  laporan Data Posko di Pelabuhan Bakauheni  mulai Minggu,  1 November 2020 pukul 08.00 WIB sampai Senin,  2 November 2020 pukul 08.00 mencatat sebanyak 31 kapal dengan jumlah pelayanan mencapai  96 trip telah mengangkut 37.872 orang penumpang dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak   Rinciannya 3.376 penumpang   
Pejalan kaki dan 37.872 penumpang di atas kendaraan.                 Sedangkan kendaraan campuran berjumlah 9.718 unit.  Rinciannya, 2.151 sepeda motor,  4.831 kendaraan roda empat,  Bus (212),  dan Truk (.2.524).  
  
Jika melihat statistik data,  kata Saiful,  diperkirakan trafik kendaraan dan penumpang tidak akan terjadi lonjakan. 
Ia memastikan, ASDP secara konsisten dan berkelanjutan memberikan pelayanan prima dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat di pelabuhan dan kapal mulai dari disinfeksi kapal, imbauan menjaga jarak, serta mengingatkan pengguna jasa dan petugas untuk selalu menggunakan masker dan mencuci tangan. 

Di samping peran petugas di lapangan, imbauan protokol kesehatan juga disampaikan secara berkala melalui pengeras suara di pelabuhan dan kapal. 

"Kami pastikan, semua fasilitas terkait pencegahan dan penanganan Covid 19 tersedia dan dapat dipergunakan.  Seperti wastafel cuci tangan, spot hand sanitizer, markah physical distancing di jalur serta di kursi-kursi penumpang," pungkasnya. 

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar