#pemkotbandarlampung#beritalampung

132 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Terjadi di Bandar Lampung selama 2021

( kata)
132 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Terjadi di Bandar Lampung selama 2021
Dinas PPPA Kota Bandar Lampung, menggelar sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, Kamis, 4 November 2021. Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kekerasan terhadap perempuan dan anak terjadi sebanyak 132 kasus di Bandar Lampung hingga akhir Oktober 2021. Jumlah tersebut tergolong tinggi di Lampung yang secara total terdapat 783 kasus. Hal tersebut berdasar data dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni-PPA).

Secara terperinci, jumlah itu terdiri dari 177 kasus kekerasan fisik, 161 kekerasan psikis, 381 seksual, empat kasus eksploitasi seksual, 10 perdagangan orang, dan 16 penelantaran.

Atas kasus tersebut, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengatakan adanya kasus tersebut menjadi memotivasi seluruh perempuan untuk selalu berhati-hati dan waspada agar tidak menjadi korban.

"Terutama dengan orang yang baru dikenal, apapun janji manis atau uang yang ditawarkan diselidiki dahulu, minta kartu identitasnya, dan harus jelas agar tidak terjadi apa-apa," ujar Eva, Kamis, 4 November 2021. 

Ia berharap juga mendorong Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dapat terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap persoalan tersebut dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

"Kami bersama-sama menekan tingkat KDRT di Bandar Lampung dan berharap seluruh masyarakat menginformasikan ke kami. Sehingga bisa berdampingan menuntaskan masalah kekerasan ini dan juga perdagangan orang," kata dia. 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar