#beritalampung#beritalampungterkini#banjir#longsor#musimhujan

13 Titik di Bandar Lampung Rawan Banjir dan Tanah Longsor 

( kata)
13 Titik di Bandar Lampung Rawan Banjir dan Tanah Longsor 
Ilustrasi. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandar Lampung memetakan daerah rawan banjir dan tanah longsor saat memasuki musim hujan. Setidaknya ada 13 titik rawan banjir dan tanah longsor yang harus diwaspadai.

Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Bandar Lampung, Akrom, mengatakan ke-13 titik tersebut terdari dari delapan lokasi rawan banjir atau genangan air dan lima lokasi lainnya rawan tanah longsor.  "Kalau rawan banjir itu ada di Rajabasa (Nyunyai, Rajabasa Jaya),Telukbetung Selatan (Gedungpakuon), Kedamaian, Sukarame (Way Dadi Baru), Sukabumi (Campangraya), Panjang (Way Lunik), dan Bumiwaras (Sukamaju). Kalau rawan tanah longsor ada di Panjang (Panjang Selatan, Pidada), Kedaton (Sukamenanti Surabaya), Tanjungkarang Pusat (Pasirgintung), Langkapura, Telukbetung Barat (Bakung)," kata dia, Rabu, 21 September 2022.

Baca juga: Siaga Bencana, BPBD Bandar Lampung Siagakan 180 Personel Setiap Hari 

Akrom mengatakan BPBD Bandar Lampung rutin melakukan patroli pada titik-titik itu menggunakan mobil rescue. Hal itu untuk mendeteksi dini jika terjadi bencana, seperti banjir, longsor, hingga pohon tumbang.

"Jadi kalau sudah mulai hujan deras dengan waktu yang lama, kami keliling ke titik-titik tersebut untuk patroli. Kalau ada pohon tumbang, kami ya langsung lakukan evakuasi," katanya.

Namun, karena lokasi rawan banjir dan tanah longsor tersebut tidak berdekatan, BPBD meminta masyarakat aktif melaporkan setiap kejadian yang ada, baik melalui WhatsApp maupun call center BPBD Bandar Lampung.

"Jadi kalau ada peristiwa mau itu banjir, longsor, atau pohon tumbang, masyarakat bisa hubungi kami di 0721-252741. Setelah laporan kami akan langsung menuju lokasi melakukan evakuasi dan penyelamatan," katanya.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar