#Covid-19indonesia#Vaksin

13 Juta Dosis Vaksin Buatan Bio Farma Siap Diedarkan

( kata)
13 Juta Dosis Vaksin Buatan Bio Farma Siap Diedarkan
Staf PT Bio Farma (Persero) menunjukkan vaksin CoronoVac dari Sinovac, Tiongkok. Antara/Bagus Ahmad Rizaldi


Jakarta (Lampost.co) -- Sebanyak 13 juta dosis vaksin Covid-19 yang diproses di PT Bio Farma (Persero) sebentar lagi bakal didistribusikan. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu menunggu izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

 

"Mereka secara paralel mengurus izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) ke BPOM. Mungkin enggak lama lagi ya (diedarkan)," kata juru bicara (Jubir) Vaksin Covid-19 ??Siti Nadia Tarmizi kepada Medcom.id, Sabtu, 13 Februari 2021.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (Dirjen P2PML) itu menyebut 13 juta dosis vaksin Covid-19 itu harus mengantongi izin edar dari BPOM. Meski, bahan baku vaksin tersebut berasal dari Sinovac yang telah mengantongi EUA untuk tiga juta dosis vaksin.

"Kalau (vaksin dari) bahan bakukan diproduksi Bio Farma, bukan produksi Sinovac," ungkap dia. 

Dia menjelaskan izin edar ini untuk menjamin kualitas dan mutu vaksin yang diproduksi di Bio Farma. Sebab, produksi dilakukan oleh pihak yang berbeda.

"Produk yang berbeda pasti akan mendapatkan izin yang berbeda," sebut Nadia.

Dia menyebut proses perizinan bakal selesai dalam waktu dekat. Diperkirakan, izin edar akan keluar dua pekan mendatang. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Presiden Joko Widodo.

PT Bio Farma menargetkan produksi 13 juta dosis vaksin covid-19 selesai pada Kamis, 11 Februari 2021. Proses produksi telah berjalan sejak 14 Januari 2021.

"Tanggal 11 Februari masih belum berakhir, ini masih pukul 13.00 WIB. Produksinya batch ke 13 masih berlangsung," ujar juru bicara Bio Farma Bambang Heriyanto kepada Medcom.id, Kamis, 11 Februari 2021.

Winarko







Berita Terkait



Komentar