12RibuPesertaPBIBPJSKesehatanPemkabLambarDipangkas

12 Ribu Peserta PBI BPJS Kesehatan Pemkab Lambar Dipangkas

( kata)
12 Ribu Peserta PBI BPJS Kesehatan Pemkab Lambar Dipangkas
Dok Lampost.co

Liwa (Lampost.co) -- Sebanyak 12.137 peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS kesehatan yang ditanggung oleh Pemkab Lampung Barat terhitung mulai Januari 2020 ini terpaksa dipangkas.

Pemangkasan akibat kenaikan besaran premi sementara anggaran untuk membayar premi tersebut tidak mengalami kenaikan sehingga tidak mencukupi.

Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Lambar Perri Istianto mendampingi Kadisos Raswan, Rabu, 15 Januari 2020 menjelaskan peserta penerima PBI daerah yang dipangkas sebanyak 12.137 dari total PBI daerah sebelumnya 26.165 peserta.

 Itu karena kouta penerima tahun ini ditetapkan hanya 14.328 peserta. "Jadi PBI daerah yang masih ditanggung Pemkab terhitung Januari ini ada 14.328 jiwa lagi," kata Perri.

Menurutnya, tahun ini ada 12.137 peserta PBI dan 300 cadangan bayi baru lahir yang dipangkas. Pemangkasan itu dilakukan bagi peserta yang tidak masuk dalam basis data terpadu (BDT). Pemangkasan peserta adalah solusi untuk menyikapi keterbatasan dana karena naiknya iuran premi asuransi yang dilaksanakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Pemangkasan dilakukan karena anggaran Pemkab tahun 2020 untuk membayar premi PBI BPJS kesehatan hanya dialokasikan Rp7,221 miliar. Sementara dana premi mengalami kenaikan.

Ia mengaku, bagi peserta yang dipangkas itu diarahkan untuk menjadi peserta mandiri. Ia mengakui, jika pemangkasan itu belum disosialisasikan. Namun demikian pemangkasan itu tetap akan dilaksanakan mengingat keterbatasan dana.

Terkait hal itu, kata Perri, pihaknya pada Rabu, 15 Januari 2020 telah diundang Komisi III DPRD Lambar untuk melakukan hearing guna menyikapinya. Namun dalam hearing itu ,lanjut dia, pihak Komisi III meminta print out data PBI daerah hasil verifikasi dan validasi dari Dinas Sosial. Karena data belum siap maka hearing ditunda pekan mendatang.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar