#TappingBox#BaksoSony

12 Gerai Bakso Sony Terancam Ditutup Paksa

( kata)
12 Gerai Bakso Sony Terancam Ditutup Paksa
Salah satu gerai Bakso Sony yang sebelumnya telah ditutup oleh Pemkot Bandar Lampung, di Jalan Wolter Monginsidi. (Foto: Deta Citrawan/Lampost.co)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung akan menutup 12 gerai Bakso Sony yang masih beroperasi. Tindakan ini akan diambil apabila usaha kuliner tersebut tidak juga menggunakan tapping box.

Ketua Tim Pengendali Pemeriksaan Pengawasan Pajak Daerah (TP4D) Kota Bandar Lampung, Muhammad Umar mengatakan, persoalan menggunakan tapping box masih menjadi faktor utama pemkot menyegel enam gerai milik Bakso Sony sebelumnya.

Baca juga: Pemkot Layangkan Surat Peringatan Ketiga untuk Bakso Sony

"Sebanyak 12 gerai Bakso Sony yang tersisa akan disegel sementara seperti enam gerai sebelumnya jika mereka masih tidak mau menandatangani fakta integritas terkait penggunaan tapping box," ujarnya Minggu, 1 Agustus 2021. 

Ia menegaskan penggunaan tapping box merupakan program usulan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun demikian, pihaknya menyatakan belum ingin menyerahkan sepenuhnya kasus penolakan penggunaan tapping box Bakso Sony kepada KPK. 

"Persoalan ini belum akan diserahkan sepenuhnya ke KPK. Sebab, jalan ke luar dari kasus ini sangat mudah. Mereka mau pakai tapping box seluruh perkara selesai. Namun, selama ini mereka (Bakso Sony) tidak kooperatif," kata dia.

Baca juga: Fakta Menarik Bakso Sony, Berawal Satu Gerobak

Pihaknya mengatakan Pemkot Bandar Lampung tidak menghalangi atau mempersulit seluruh kegiatan usaha. Namun, pelaksanaan di lapangan terdapat hak dan kewajiban yang harus dipenuhi oleh pengusaha kepada pemerintah daerah. 

"Pemkot tetap memberikan peluang usaha tidak menghalangi. Kewajiban menggunakan tapping box sesuai peraturan daerah yang belaku. Hal itu harus diikuti seluruh pelaku usaha tidak ada pengecualian," ujar dia.

Abdul Gafur







Berita Terkait



Komentar