#beritalampung#beritadaerah#PTIK

11 Mahasiswa PTIK Sambangi Lampung Utara

( kata)
11 Mahasiswa PTIK Sambangi Lampung Utara
Foto. (Fajar Nofitra)

KOTABUMI (Lampost.co) -- Guna meningkatkan pengabdian kepada masyarakat sebagai dasar tridarma perguruan tinggi, sebanyak 11 mahasiswa Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) melaksanakan kunjungan di Kabupaten Lampung Utara.

Perwakilan mahasiswa PTIK, Kurniawi mengatakan kedatangannya bersama rekan mahasiswa PTIK ke kabupaten tertua di Lampung itu dalam rangka menyelesaikan tugas akhir juga sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Guna memberikan solusi kepada stakeholder terkait untuk penyelesaian penyebaran penyahgunaan narkoba. Yang belakangan ini cukup merisaukan, karena tidak hanya menyebar pada kalangan dewasa melainkan juga sampai pada tataran anak-anak.

"Masalah ini adalah isu nasional dan musuh bersama, jadi tidak hanya dibutuhkan peran aktif aparat keamanan saja. Akan tetapi juga mahasiwa luas, jadi kami kesini untuk melaksanakan penelitian guna mencari formulasinya. Paling tidak kita dapat menangkal penyebaran penyalahgunaan naekoba yang telah cukup meresahkan dewasa ini," kata dia didampingi salah satu rekannya Beny kepada Lampost.co, Kamis (12/10/2017).

Menurutnya, diambilnya sampel di daerah penghasil lada hitam di Lampung itu berdasarkan data dari pusat termasuk daerah bahaya penyalahgunaan barang haram itu. Oleh karenanya mereka sengaja datang kesana untuk mencarikan solusi, tidak hanya bagi aparat disana akan tetapi juga pemerintah dan masyarakatnya.

"Mudah-mudahan apa yang kami perbuat ini dapat berguna dalam penanggulangan penyalahgunaan narkoba di Indonesia umumnya dan Lampura pada khususnya," pungkasnya.

Hal senada di katakan rekan mahasiswa PTIK Lainnya, Beny. Menurutnya, penangulangan masalah penyebar luasan adalah hal yang mendesak dilakukan saat ini. Oleh karenanya sangat penting diperlukan usaha-usaha dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya narkoba.

"Jadi bahaya itu bila sudah terlanjur terjerumus akan sulit keluar dari zona nyaman itu. Kita akan terbuai dengan halusinasi pribadi, sehingga sulit untuk melepaskannya. Kalau pertama pancingannnya bagus, kita diberikan secara gratis tapi kalai sudah kecanduan sulit untuk keluar dari sana," tambahnya.

Fajar Nofitra

loading...

Berita Terkait

<<<<<<< .mine
loading...
||||||| .r621
loading...
=======
>>>>>>> .r624

Komentar