#dbd

11 Kasus DBD Ditemukan di Banjaragung Tulangbawang selama Januari 2022

( kata)
11 Kasus DBD Ditemukan di Banjaragung Tulangbawang selama Januari 2022
Salah satu petugas sedang melakukan EP DBD di sekitar rumah warga terjangkit di Tulangbawang, Rabu, 26 Januari 2022. Lampost.co/Ferdi Irwanda


Menggala (Lampost.co) -- Puskesmas Tuba l Banjaragung, Tulangbawang mencatat adanya 11 kasus penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) pada Januari 2022.   

Kepala Puskesmas Tuba l Banjaragung, Meliana meminta warga untuk berperan aktif dalam melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

"Total ada 11 pasien. Empat di antaranya masih mendapatkan perawatan di Puskesmas,"  kata dia, Rabu, 26 Januari 2022.

Baca: DBD Menyebar di 7 Kecamatan Se-Lamsel

 

Menurut Meliana, DBD bisa menyerang orang dewasa maupun anak-anak. Penyakit itu kerap melonjak di saat musim hujan tiba. 

"Hari ini petugas melakukan fogging di Kampung Banjardewa karena di daerah itu terdapat dua warga terkena DBD," katanya.  

Berdasarkan Penyelidikan Epidemiologi (PE) yang dilakukan petugas di sekitar kediaman warga terjangkit DBD, terdapat sejumlah barang bekas atau limbah rumah tangga yang berisi air sebagai media nyamuk berkembang biak. 

Ia meminta warga menggiatkan 3M Plus, yakni menguras dan menutup tempat penampungan air, mengubur barang bekas, juga menaburkan bubuk abate.  

"Kemudian warga juga kami minta untuk menggerakkan satu rumah satu jumantik atau pemantau jentik nyamuk," katanya. 

Sementara itu, Kepala Puskesmas Rawapitu, Arnan mengeklaim wilayah kerjanya masih nihil kasus DBD. Meski begitu, pihaknya tetap gencar melakukan antisipasi penyebaran DBD dengan memberikan sosialisasi PSN kepada masyarakat. 

"Biasanya yang sudah-sudah sakitnya dari luar terus pulang ke rumah tahu-tahunya terkena DBD," katanya.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar