#perburuanliar#dilimpahkan#lambar#beritalampung

10 Tersangka Perburuan Satwa Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Liwa

( kata)
10 Tersangka Perburuan Satwa Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Liwa
Polres Lambar limpahkan 10 tsk perburuan satwa liar ke Kejaksaan Negeri Liwa Selasa (9/10/2018). (Foto:Dok Polres Lambar)

LIWA (Lampost.co)--Polres Lampung Barat melimpahkan 10 tersangka perburuan satwa liar kepada Pihak Kejaksaan Negeri Liwa, berikut barang bukti yang berhasil diamankan aparat di Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat, Selasa (9/10/2018).

Kapolres Lampung Barat AKBP Tri Suhartanto, mengatakan pihaknya akan segera mendalami dan mengembangkan aliran dana (pencucian uang) terhadap hasil penangkapan para tersangka itu.

Ke-10 tersangka itu dilimpahkan setelah dinyatakan dalam keadaan sehat  berdasarkan hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Liwa.

Adapun tindak pidana yang diduga telah dilanggar oleh ke-10 tersangka itu adalah membawa satwa yang dilindungi dalam keadaan mati berupa 3 kulit beruang madu. Ke-10 tersangka dinyatakan melanggar
Pasal 40 ayat (2) Jo Pasal 21 ayat (2) huruf b dan d UU RI no.5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. 

Tempat Kejadian Perkaranya yaitu di Jalan Lintas Pantai Barat - Dusun Sangsadu Pekon Sukamaju Kecamatan Ngaras, Kabupaten Pesisir Barat.

Ke-10 tersangka itu: HK (63) warga Dusun Sangsadu Pekon Sukamaju Kecamatan setempat. Kemudian AR (60) dan MR (38) keduanya warga Dusun Rejosari Pekon Penyandingan Kecamatan Bengkunat, FH (54) warga Dusun  Wayheni Pekon Penyandingan Kecamatan Bengkunat, TH (36) warga Pekon Mon Kecamatan Ngambur, WO (35) warga SP IV Pekonmon Kecamatan Ngambur,
SG (35) dan MS warga SP IV Pekonmon Kecamatan Ngambur, GR (22) warga SP IV Pekonmon Kecamatan Ngambur, AR (35) SP IV Pekonmon, Ngambur.

Selain tersangkanya, berikut barang buktinya juga dilimpahkan yaitu 2 (dua) lembar kulit beruang utuh, 1 (satu) ekor beruang sudah opset, 2 (dua) bilah pisau jenis garpu, 1 (satu) buah senter kepala warna oranye, 7 (enam) pucuk senapan angin jenis gejluk dan 1 (satu) buah tombak.

Adapun kronologis penangkapan ke-10 tersangka itu yakni tim gabungan Polres dan Polsek Bengkunat, Lampung Barat melakukan penangkapan pada saat hasil buruan itu akan dijual oleh para pelaku kepada calon pembeli yaitu berupa 1 (satu) opsetan beruang madu,
 2 (dua) buah kulit beruang madu dan  1 (satu) ekor tupai terbang (cukbo ekor merah).

Dimana saat itu pihak TNBBS melakukan penyamaran sebagai pembeli dengan harga senilai Rp 150 juta. Namun pada saat akan melakukan transaksi, petugas langsung melakukan penangkapan berikut barang bukti opsetan dan kulit beruang madu dari para pelaku pada Agustus lalu.

Eliyah



Berita Terkait



Komentar