#beritalampung#beritadaerah#lampung#Pesawaran#mahasiswa#Unila#Tewas

10 Orang Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Diksar Maut

( kata)
10 Orang Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Diksar Maut
Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro didampingi Wakapolres Kompol Handak Prakarsa Qolbi (kiri)

PESAWARAN (Lampost.co) -- Sebanyak 10 saksi yang terdiri dari alumni, dan panitia pelaksana Pendidikan Dasar (Diksar) Cakrawala yang menewaskan mahasiswa Fisip Unila Aga Trias Tahta, memenuhi panggilan Polres Pesawaran guna dimintai keterangan.

"Hari ini kita memanggil 19 saksi, 17 orang dari pihak panitia dan 2 orangnya dari alumni, dan sampai saat ini baru 10 orang yang memenuhi panggilan, dan 9 orang sisanya masih kita tunggu," jelas Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro, Senin 7 Oktober 2019.

Ia menambahkan, jika hari ini ke 9 orang tersebut tidak datang, pihak kepolisian akan melayangkan surat pemanggilan yang kedua. "Kalau surat pemanggilan kedua masih tidak dipenuhi, terpaksa kita akan melakukan penjemputan paksa kepada 9 orang ini," paparnya.

Ia juga memaparkan, sejauh ini pihak kepolisian telah mengantongi beberapa barang bukti, baik keterangan dari para saksi maupun dari olah TKP yang digelar. "Iya kita sudah memiliki bukti surat, keterangan dari saksi dan hasil dari olah TKP yang kita lakukan beberapa waktu lalu," ungkapnya.

Disinggung, terkait tersangka dari kasus ini, Kapolres belum bisa mengungkapkan, karena menurutnya saat ini pihaknya sedang melakukan pendalaman dan masih melakukan pemeriksaan kepada pihak panitia.

"Nanti kalau kita sudah kelar melakukan pemeriksaan, nanti akan kita simpulkan dari beberapa keterangan tersebut, dan kita bisa menetapkan siapa siapa yang menjadi tersangka pada masalah ini," pungkasnya.

"Kita belum mengetahui ada berapa tersangka, maka dari itu kita masih perlu pendalaman, agar kita tau ada berapa tersangka dan apa peran masing masing tersangka ini," tutupnya. 

Putra Pancasila Sakti



Berita Terkait



Komentar