#danakur#beritalambar#ekbis#beritalampung

10.890 Warga Lambar Manfaatkan Dana KUR Senilai Rp126 M

( kata)
10.890 Warga Lambar Manfaatkan Dana KUR Senilai Rp126 M
Ilustrasi. Foto: Google Images

Liwa (Lampost.co): Selama 2019 sebanyak 10.890 warga Lampung Barat memanfaatkan program pinjaman dana Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dari target dana yang akan disalurkan (nilai akad) di 2019 sebesar Rp189,221 miliar, sebesar Rp126,154 miliar diantaranya telah tersalur dengan jumlah debitur sebanyak 10.890 orang.

"Data penyaluran itu sifatnya masih angka sementara berdasarkan laporan dari sistem informasi kredit program (SIKP) pada Desember 2029 lalu. Sehingga diperkirakan penyerapan dana KUR selama Desember itu juga sudah bertambah bahkan bisa terserap penuh karena masyarakat cukup antusias," kata Kabag Ekonomi Sekretariat Pemkab Lambar Indra Gunawan, Senin, 13 Januari 2020.

Tahun 2019, kata Indra, total target penyaluran dana KUR yang dilaksanakan oleh Bank Lampung, BRI, dan Bank Mandiri yaitu Rp189,221 miliar. Berdasarkan data sementara itu, dana KUR telah terserap sebanyak Rp126,154 miliar dengan jumlah debitur sebanyak 10.890.

Dana pinjaman dengan sistem bunga rendah itu dapat dipergunakan oleh debitur untuk berbagai modal usaha. 

Menurutnya, ada 10 bidang usaha yang dapat dilaksanakan melalui pinjaman dana KUR itu antara lain bidang pertanian, bidang perikanan, industri pengolahan, perdagangan besar, dan eceran. Kemudian bidang penyediaan akomodasi dan penyediaan makan dan minum. Lalu bidang transportasi, usaha persewaan, jasa pendidikan, jasa kesehatan, jasa kemasyarakatan, sosial budaya, hiburan, dan perorangan lainnya.

Dari 10 bidang usaha itu, kata Indra, penyerapan dana KUR terbesar yaitu di bidang pertanian. Setelah pertanian disusul bidang perikanan dan industri pengolahan.

Adapun rincian realisasi penyerapan dana KUR senilai Rp126,154 miliar itu adalah untuk modal usaha sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan terserap Rp88,276 miliar dengan jumlah debitur sebanyak 7.611 orang dari target dana KUR Rp129,841 miliar.

Kemudian untuk bidang perikanan terserap Rp4,408 miliar dengan jumlah debitur sebanyak 53 orang dari target dana KUR Ro5,616 miliar. Lalu bidang industri pengolahan dari target Rp2,741 miliar terserap Rp2,081 miliar dengan jumlah debitur sebanyak 74 orang. Dibidang perdagangan besar dan eceran terserap Rp28,694 miliar dengan jumlah debitur sebanyak 2.988 orang dari target Rp46,887 miliar.

Untuk penyediaan akomodasi dan penyediaan air minum terserap Rp754 juta dari target Rp1,2 miliar. Kemudian usaha bidang transportasi, pergudangan dan komunikasi terserap Rp387 juta dari target Rp545 juta. 

"Sementara program dana KUR untuk tahun 2020 hingga saat ini belum diketahui informasi targetnya. Sebab pihaknya masih menunggu penetapan dari BI, OJK dan Kanwil Perbendaharaan. Dana secara keseluruhan baru dapat diketahui saat rakor ditriwulan pertama. Artinya target baru diketahui paling lambat Maret 2020," kata dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar