#nasional#kesehatan#virus-corona

1.800 Warga Jakpus Ikut Rapid Test

( kata)
1.800 Warga Jakpus Ikut <i>Rapid Test</i>
Ilustrasi Medcom.id

Jakarta (Lampost.co) -- Sebanyak 1.800 warga Jakarta Pusat telah menjalani pemeriksaan rapid test (tes cepat).  Hasilnya, dilaporkan kurang dari satu persen positif covid-19 (korona). 

"Sejak pemeriksaan pertama pada Kamis 26 Maret 2020 hingga saat ini sudah 1.800. Jumlah tersebut berdasarkan laporan dari delapan Puskemas dan 5 RSUD di Jakarta Pusat," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan (Kasudinkes) Jakart Pusat, Erizon Safari saat dihubungi, Selasa 31 Maret 2020.

Erizon tidak membeberkan jumlah pasti warga yang positif terinfeksi covid-19. Mereka yang dinyatakan positif, langsung dilakukan pemeriksaan uap tenggorokan. Hasil pemeriksaan keluar lima sampai sepuluh hari ke depan.

"Ada juga yang setelah diperiksakan dengan rapid test dilarikan ke rumah sakit rujukan. Alasanya warga tersebut mengalami sesak nafas yang membutuhkan perawatan lebih lanjut," terangnya.

Bagi warga yang ditetapkan sebagai orang dalam pengawasan (ODP) setelah pemeriksaan rapid test dan diminta untuk isolasi mandiri. Hal ini untuk menekan potensi penyebaran covid-19 lebih meluas. 

"Kita larang mereka untuk bekerja. Saat ini sisa rapid test ditempatkan di rumah sakit, puskesman dengan tujuan jika ada warga yang menunjukkan gejala langsung bisa diperiksa," tutupnya.

Bambang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar