#Kesehatan#Virus-Korona

1,75 Persen Pasien Covid-19 di Jatim Adalah Anak-anak

( kata)
1,75 Persen Pasien Covid-19 di Jatim Adalah Anak-anak
Ilustrasi. Medcom.id

Surabaya (Lampost.co) -- Pasien positif korona (covid-19) di Jawa Timur tidak hanya menjangkit orang dewasa. Catatan data Gugus Tugas Covid-19 Jatim, sekitar 86 anak-anak atau 1,75 persen dari 4.920 total kasus terkonfirmasi positif covid-19.

"Bisa kita lihat di sini (peta covid-19), anak-anak di bawah usia lima tahun (yang terpapar covid-19), persentasenya memang kecil. Kira-kira 1,75 persen. Mungkin (sedikit) karena anak-anak ada di rumah saja," kata Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Covid-19 Jatim, Joni Wahyuhadi, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin, 1 Juni 2020.

Joni enggan membuka data pasti jumlah anak-anak di Jatim yang terpapar covid-19. Joni juga belum bisa memastikan penyebab anak-anak bisa terpapar covid-19.

"Karena berdasarkan aksioma awal disebutkan, anak-anak tidak akan terpapar covid-19. Karena tentang penyakit ini kan dulu, ada aksioma tidak akan menyerang anak-anak. Ternyata tidak (justru terpapar covid-19)," ujarnya.

Dirut RSUD Dr Soetomo ini mengungkap perbedaan pasien covid-19 di Indonesia dengan di luar negeri. Jika di luar negeri, kata Joni, kebanyakan pasien covid-19 di atar usia 70 tahun, sedangkan di Indonesia kebanyakan pasien covid-19 usia 40-49 tahun.

"Kemudian kalau dari data yang kita tabulasi, demografinya itu laki-laki lebih banyak dari perempuan. Laki-laki itu mencapai 54 persen, sedangkan perempuan hanya 46 persen," ujar Joni.

Sebelumnya, Gugus Tugas Covid-19 Kota Surabaya menyebut ada sekitar 127 anak di Surabaya terpapar covid-19 jenis baru. Dari angka tersebut, 36 anak di antaranya berusia nol sampai empat tahun. Lalu, 91 kasus lainnya adalah anak usia lima hingga 14 tahun.

Untuk anak yang terpapar covid-19 tetap dirawat di rumah sakit. Namun diarahkan ke ruang anak dan mendapat penanganan khusus dari dokter spesialis anak. Sebagian anak-anak tersebut tertular dari orang tuanya dan anggota keluarga lainnya.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar