Kudusbencanaalambanjir

1.643 Hektare Sawah di Kudus Terendam

( kata)
1.643 Hektare Sawah di Kudus Terendam
Ilustrasi.Dok


KUDUS (Lampost.co) -- Bencana banjir yang melanda Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, meluas. Persawahan yang terendam banjir mencapai 1.643,5 hektare meningkat dari sebelumnya 1.574 hektare.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Perkebunan (TPP) Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kudus, Dewi Masitoh, mengatakan banjir juga merendam jalan alternatif Kayen-Kudus, tepatnya di Desa Kasiyan, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati.

"Lahan sawah terendam banjir dengan ketinggian 50-100 centimeter semakin meluas, meskipun kami kerahkan pompa air untuk menyedot air guna menyelematkan tanaman padi petani," kata Dewi, Jumat, 11 Desember 2020.

Dia menjelaskan sehari sebelumnya jumlah lahan persawahan di Kudus terendam banjir mencapai 1.574 hektare kini meningkat menjadi 1.643,5 hektare atau bertambah 69,5 hektare. Pemkab Kudus berupaya melakukan penyelamatan tanaman padi petani.

Selain lakukan penyedotan, saat ini sedang dilakukan pendataan asuransi usaha tani pangan (AUTP) pada petani yang sawahnya rusak akibat banjir. Berdasarkan data dari 45 ribu petani di Kudus, 60% di antaranya ikut Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) berdasarkan program pemerintah dan 40 persen lainnya mandiri.

Kepala Pelaksana harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetyo, mengatakan genangan di jalan Kayen-Kudus karena intensitas hujan tinggi sehingga saluran irigasi tidak mampu menampung volume air yang meningkat.

Meski banjir di ruas jalan tersebut belum sampai ke permukiman penduduk, petugas terus melakukan pemantauan dan dikhawatirkan akan semakin membesar bila intensitas hujan terus meningkat.

 

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar