#beritalampung#beritalampungterkini#bantuansosial#bltbbm#kpm

1.512 KPM di Palas Cairkan BLT BBM II di Kantor Pos

( kata)
1.512 KPM di Palas Cairkan BLT BBM II di Kantor Pos
Salah satu KPM dari Desa Bangunan, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, saat menerima BLT BBM tahap kedua di kantor Pos Palas-Sragi, Kamis, 24 November 2022. Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Kantor Pos Unit Palas-Sragi, Lampung Selatan, mulai menyalurkan bantuan langsung tunai bahan bakar minyak (BLT BBM) di kantor Pos setempat, Kamis, 24 November 2022. Setidaknya di hari pertama ada 1.512 KPM yang menerima bansos dari Kementerian Sosial itu.

Kepala Kantor Pos Kecamatan Palas-Sragi, Nurcholish, mengatakan pihaknya kembali menyalurkan bansos BLT BBM tahap II. Kali ini, penyaluran sekaligus bantuan program sembako untuk tiga bulan dan PKH.

"Pada hari pertama ini setidaknya 1.512 KPM yang menerima BLT BBM sekaligus bantuan program sembako dan PKH. KPM tersebut tersebar di lima desa, yakni Desa Bangunan 589 KPM, Baliagung 388 KPM, Bandanhurip 233 KPM, Bumiasih 161 KPM, dan Bumiasri 141 KPM," katanya.

Baca juga: Masyarakat Mulai Cairkan Bantuan di Kantor Pos Krui 

Dia mengatakan setiap KPM menerima bansos dengan nilai berbeda-beda. Artinya, bergantung jenis bansos dari apa yang menjadi hak KPM. Misalnya, BLT-BBM Rp300 ribu dan sembako Rp600 ribu per KPM. "Nilai bansos PKH yang diterima KPM itu berbeda-beda. Ada yang paling besar capai Rp2 juta per orang," ujarnya.

Dia mengaku dalam penyaluran bansos tahap kedua itu pihaknya dibantu langsung pendamping PKH, kepolisian, dan Satpol-PP Kecamatan Palas. Mereka membantu pengamanan sekaligus kepatuhan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

"Jadi, kepolisian dan Satpol-PP membantu kami dalam penyaluran ini. Soalnya penyaluran bansos ini akan menimbulkan keramaian," katanya.

Nurcholish mengatakan dalam penyaluran BLT BBM tahap kedua untuk 12.208 KPM masing-masing Kecamatan Palas 7.544 KPM dan Kecamatan Sragi 4.664 KPM. "Dari dua kecamatan itu, data penerima BLT BBM tahap kedua itu tersebar di 31 desa," ujarnya.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar