Vaksincovid-19

1.389 Nakes RSUD Abdul Moeloek Mulai di Vaksin Covid-19

( kata)
1.389 Nakes RSUD Abdul Moeloek Mulai di Vaksin Covid-19
Tenaga kesehatan di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek Provinsi Lampung mulai melaksanakan penyuntikan vaksinasi covid-19, Kamis, 21 Januari 2021. Dok RSUDAM


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Tenaga kesehatan (nakes) di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek Provinsi Lampung mulai melaksanakan penyuntikan vaksinasi covid-19. Rumah sakit berplat merah ini memiliki 1.389 orang tenaga kesehatan yang terdaftar dalam sistem informasi SDM kesehatan (SI SDMK) dan bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes).

Pelaksanaan vaksinasi dilakukan di Gedung Instalasi Rawat Jalan (IRJ), RSUD Abdul Moeloek Provinsi Lampung, Kamis, 21 Januari 2021. Rencananya setiap harinya ada 60 orang nakes yang divaksinasi Covid-19 secara bergantian. Pada hari pertama ini ada 44 orang tenaga kesehatan yang divaksinasi produksi sinovac.

"Untuk tahap pertama mungkin bisa selesai dalam 2-3 minggu," kata Wakil Direktur Keperawatan, Pelayanan dan Penunjang Medik RSUD Abdul Moeloek Provinsi Lampung, Mars Dwi Tjahjo, kepada Lampost.co, Kamis, 21 Januari 2021.

Semua prosedur untuk tahapan vaksinasi disiapkan seperti harus terdaftar sebagai anggota di SI SDMK dan nomor induk kependudukan (NIK), proses screning dengan 16 pertanyaan untuk mengetahui layak menerima atau tidak. Untuk nakes yang melaksanakan vaksinasi akan dilakukan observasi selama 30 menit untuk melihat pengaruh vaksin Covid-19. 

"Rangkaian vaksinasi Covid-19 ini akan dilaksanakan sebanyak dua kali. Untuk nakes yang mendapatkan kartu vaksinasi Covid-19 pertama, akan kembali disuntik setelah 14 hari," katanya.

Sementara itu salah satu dokter di RSUDAM, Luther Theng mengatakan dirinya ikut mensukseskan program vaksinasi. Ia menceritakan proses vaksinasi tidak merasa sakit, aman dan halal. Setelah dilakukan penyuntikan maka dirinya mendapatkan kartu vaksinasi covid-19. Ia juga mengajak semua pihak untuk terus menjaga protokol kesehatan pencegahan covid-19.

"Setelah di vaksin biasa saja gak ada keluhan," kata dokter spesialis neurologi ini. 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar