#bandarlampung

1.057 Honorer Bandar Lampung Dialihkan ke Outsourcing

( kata)
1.057 Honorer Bandar Lampung Dialihkan ke <i>Outsourcing</i>
Ilustrasi honorer diunduh Senin, 6 Juni 2022. (Istimewa)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah pusat telah memutuskan untuk menghapus tenaga honorer pada 2023. Hal itu disampaikan melalui surat edaran Kementerian PAN-RB nomor B/165/M.SM.02.03/2022 tentang Status Kepegawaian di Lingkungan Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.


Terkait hal itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bandar Lampung Herliawaty mengungkapkan, pihaknya mulai melakukan pendataan. Ia menjelaskan, ke depan tenaga honorer akan digantikan melalui outsourcing.

Namun, tidak semua tenaga honorer dapat beralih status menjadi tenaga outsourcing. Dalam aturan disebutkan hanya petugas kebersihan, penjaga malam, dan sopir yang bisa menjadi outsourcing

"Tenaga kebersihan, penjaga malam, dan sopir kami hitung sekitar 1.057 orang," ungkapnya di kantor BKD Lampung, Senin, 6 Juni 2022.

Baca juga: Honorer Dihapus, Pegawai Diarahkan Daftar PPPK dan CPNS

Terkait kategori pegawai yang tidak bisa menjadi outsourcing, pihaknya akan membahas hal itu dalam Agenda Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) tingkat Kanwil II.

Menurut Herliawaty koordinasi juga akan dilakukan ke pemerintah provinsi Lampung dan kabupaten kota lainnya terkait pelaksanaan teknis penerapan kebijakan tersebut.

"Di luar tiga kategori tadi, diberi kesempatan untuk tes PPPK dan ASN. Bagaimana kalau mereka tidak lolos CAT? Itu juga menjadi bahan dalam rapat koordinasi dengan Apeksi," ujarnya.

Herliwaty menambahkan, saat ini pemerintah kota Bandar Lampung belum merencanakan rekrutmen PPPK pada 2022.

Wandi Barboy








Berita Terkait



Komentar