#asuransi#peternakan

1.020 Ternak di Pringsewu Masuk Asuransi

( kata)
1.020 Ternak di Pringsewu Masuk Asuransi
Peternakan sapi. Ilustrasi


Pringsewu (Lampost.co): Dinas pertanian dan peternakan kabupaten Pringsewu mencatat terdapat 1.020 ekor sapi dan kerbau yang masuk asuransi. 

Kadis Pertanian dan Peternakan Pringsewu, Siti Litawati, menjelaskan pihaknya terus mendorong peternak untuk mengasuransikan ternaknya. Sebab, dengan begitu akan menolong peternak jika terkena musibah seperti sakit, mati atau hilang.

Berdasarkan catatannya, saat ini terdapat 1.020 ekor sapi dan kerbau dari target 622 ekor. "Jadi ada kenaikan cukup besar sekitar 150 persen," ungkapnya, Selasa, 23 Februari 2021.

Kendati telah melebihi target, kata dia, potensi ternak yang dapat diasuransikan bisa mencapai 13 ribu ekor.

Menurutnya, premi peserta asuransi sebesar Rp200 ribu, tetapi pemerintah mensubsidi Rp160 ribu, sehingga peternak hanya membayar Rp40 ribu. Nilai itu untuk asuransi betina. "Bagi yang ingin mengasuransikan jantan tetap bayar utuh sebesar Rp200 ribu," ujarnya.

Sementara itu, klain asuransi akan disesuaikan dengan situasi lapangan, seperti ternak sakit hingga mati mendapat klaim Rp10 juta, tetapi kalau sakit lalu sempat di potong dapat klaim Rp5 juta. Sedangkan ternak hilang mendapat bantuan Rp7 juta. 

Di samping itu, pihaknya juga kini berfokus pada pencegahan dan pengendalian penyakit dengan mengadakan sosialisasi dan pencegahan tentang beternak yang baik. Bahkan rutin melaksanakan vaksinasi penyakit jembrana, rabies dan flu burung.

Pihaknya juga terdapat UPTD Puskeswan yang menyiapkan obat-obatan untuk ternak yang sakit. "Untuk menunjang pelayanan kami memiliki 10 dokter hewan yang siap melayani peternak di sembilan kecamatan," kata dia.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar