#beritalampung#beritalampungterkini#pupukkomersial#pupuk#ptpupukindonesia

1.000 Kios PT Pupuk Indonesia untuk Jaga Ketersediaan Pupuk Komersial

( kata)
1.000 Kios PT Pupuk Indonesia untuk Jaga Ketersediaan Pupuk Komersial
Ilustrasi. Dok


Semarang (Lampost.co) -- PT Pupuk Indonesia (Persero) terus berupaya meningkatkan ketersediaan pupuk untuk para petani. Salah satunya dengan membuka kios pupuk komersial dengan target pengembangan 1.000 buah yang dimulai pada tahun ini hingga 2023.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman mengatakan penambahan kios pupuk komersial di daerah akan memperluas jangkauan pasar, mendekatkan diri kepada petani, sekaligus sebagai sarana edukasi dan informasi tentang manfaat pupuk. Adapun salah satu kios pupuk komersial yang sudah siap beroperasi berada di Desa Canggu, Kabupaten Badung, Bali.

Baca juga: Perum Bulog Lampung Serap 26.317 Ton Beras dari Petani 

"Kios pupuk nonsubsidi atau komersil ini bisa dimanfaatkan para petani untuk memenuhi kebutuhan pupuknya. Prinsipnya, Pupuk Indonesia ini dulu selalu menumpang di kios-kios orang lain untuk jualan pupuk komersial, kami sekarang tidak ingin begitu karena kita ingin kuasai jalur distribusi dari pabrik sampai kios. Jadi petani bisa akses kios yang barang atau produknya dari kami," katanya, dikutip dari Antara, Senin, 7 November 2022.

Dia menjelaskan pengembangan 1.000 kios pupuk komersial juga sebagai jawaban atas masih banyaknya petani yang merasa kesulitan menjangkau atau membeli pupuk komersial milik Pupuk Indonesia.

Oleh karena itu, Pupuk Indonesia merasa perlu untuk memperluas jaringan kios yang khusus menjual pupuk komersial atau nonsubsidi. Apalagi saat ini anggaran pupuk bersubsidi terbatas, yang berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 5 Tahun 2022, pemerintah menetapkan kuota pupuk bersubsidi sekitar 8,04 juta ton.

Menurut dia, pengoperasian kios pupuk nonsubsidi ini mendapat dukungan dari Menteri BUMN Erick Thohir selaku pemegang saham dan para pemangku kepentingan.

"Artinya program komersial memudahkan petani karena banyak keluhan petani dan kita sadari anggaran subsidi terbatas sehingga kita harus penuhi kekurangan pupuk subsidi di masyarakat dengan komersial atau nonsubsidi," ujarnya.

Bakir menyebut kios pupuk nonsubsidi atau komersial Pupuk Indonesia ini akan hadir di lokasi-lokasi strategis di seluruh Indonesia terutama sentra pertanian, sehingga diharapkan kebutuhan pupuk petani bisa terpenuhi.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar